Sabtu, 16 Januari 2010

TALFIQ

TALFIQ: HARAMKAH?.
Oleh: M.arif Billah.

Di zaman dot com ini banyak permasalAhan yang harus kita selesaikan, banyak solusi yang harus kita hadiahkan, banyak waktu yang harus kita manfaatkan, banyak pertanyaan yang harus kita jawab, dan banyak opini yang harus kita tangkis, sebagai seorang yang menuntut ilmu khususnya ilmu islam.
Salah satu dari sekian banyaknya pertanyaan yang harus kita jawab adalah,apakah talfiq itu? haramkah ia? Nah di tulisan yang singkat ini penulis mencoba untuk menyinggung tentang hal tersebut.
Talfiq adalah:
Di dalam kamus al-‘asri karya Attabik aly dan Ahmad Zuhdy Muhdhor, di tuliskan kata talfiq memiliki arti: “yang di buat-buat”, talfiq menurut fiqih didefinisikan:
mencetuskan hukum dengan mengkombinasikan berbagai madzhab, sehingga hukum tersebut menjadi sama sekalibaru,. Mencampur-campur madzhab dengan sengaja dan mencetuskan hukum baru yang sama sekali tidak adadalilnya, itulah yang lebih tepat disebut talfiq. Adapun berpindah madzhab dalam satumasalah agama dengan berlandasan kepada dalil atau karena kondisi tertentu, tidak lah termasuk talfiq.

talfiq mencangkup baik itu bidanag ibadah seperti: Seseorang berwudu menurut madzhab Syafi'i yang menyapu kurang dari seperempat kepala, kemudian ia bersentuhan kulit dengan ajnabiyah; dan ia terus mendirikan shalat dengan mengikuti madzhab Hanafi yang mengatakan bahwa sentuhan tersebut tidak membatalkan wudlu.
Adapun contoh talfiq dalam bidang muamalah adalah: Membuat undang-undang perkawinan dimana akad nikahnya harus dengan wali dan saksi karena mengikuti madzhab Syafi'i; mengenai sah jatuhnya thalaq raj'i mengikuti madzhab Hanafi yang memandang sah ruju' bi 'l-fi'li (langsung bersetubuh).
Dari contoh di atas alam kita mengatakn tentang bolehnya talfiq dalilnya hal itu karena:
Alasan Pertama:
Tidak adanya nash di dalam Al-Quran atau pun As-Sunnah yang melarang talfiq ini. Setiap orang berhak untuk berijtihad dan tiap orang berhak untuk bertaqlid kepada ahli ijtihad. Dan tidak ada larangan bila kita sudah bertaqlid kepada satu pendapat dari ahli ijtihad untuk bertaqlid juga kepada ijtihad orang lain.
Di kalangan para shahabat nabi SAW terdapat para shahabat yang ilmunya lebih tinggi dari yang lainnya. Banyak shahabat yang lainnya kemudian menjadikan mereka sebagai rujukan dalam masalah hukum. Misalnya mereka bertanya kepada Abu Bakar ra, Umar bin Al-Khattab ra, Utsman ra, Ali ra, Ibnu Abbas ra, Ibnu Mas'ud ra, Ibnu Umar ra dan lainnya. Seringkali pendapat mereka berbeda-beda untuk menjawab satu kasus yang sama.
Namun tidak seorang pun dari para shahabat yang berilmu itu yang menetapkan peraturan bahwa bila seseorang telah bertanya kepada dirinya, maka untuk selamanya tidak boleh bertanya kepada orang lain. Dan para iman mazhab yang empat itu pun demikian juga, tak satu pun dari mereka yang melarang orang yang telah bertaqlid kepadanya untuk bertaqlid kepada imam selain dirinya.
Maka dari mana datangnya larangan untuk itu, kalau tidak ada di dalam Quran, sunnah, perkataan para shahabat dan juga pendapat para imam mazhab sendiri?
ALASAN KEDUA:
Alasan ini semakin menguatkan pendapat bahwa talfiq itu boleh dilakukan. Karena yang membolehkannya justru nabi Muhammad SAW sendiri secara langsung. Maka kalau nabi saja membolehkan, lalu mengapa harus ada larangan
Nabi SAW lewat Aisyah disebutkan:
Nabi tidak pernah diberi dua pilihan, kecuali beliau memilih yang paling mudah, selama hal tersebut bukan berupa dosa. Jika hal tersebut adalah dosa, maka beliau adalah orang yang paling menjauhi hal tersebut “. (Fathu al-Bari, X, 524)
Adanya dua pilihan maksudnya ada dua pendapat yang masing-masing dilandasi dalil syar'i yang benar. Namun salah satunya lebih ringan untuk dikerjakan. Maka nabi SAW selalu cenderung untuk Sesungguhnya agama ini (Islam) adalah mudah. Dan tidaklah seorang yang mencoba untuk menyulitkannya, maka ia pasti dikalahkan”. (Fathu al-Bari, I, 93)mengerjakan yang lebih ringan.
“Dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam satu agama suatu kesempitan. (Fatawa Syaikh ‘Alaisy, I, 78)
Talfiq akan menjadi haram hukumnya, jika berminat untuk memain-mainkan agama mak hukumnya adalh haram karena agam islam itu memeang mudah akan tetapi jangan di mudah-mudahkan.
Imam syafii pernahmengatakan: "Jika kalian mendapati dalam kitabku sesuatu yang berlawanan dengan hadis Rasulullah s.a.w, peganglah hadis itu dan tinggalkanlah pendapatku."
(Harawi dalam Dzam al-Kalam, al-Khatib dalam al-Intijaj bi al-Syafie, Ibn 'Asakir, al-Nawawi dalam al-Majmu', Ibn al-Qayyim dan a-Filani).
Begitu indahnya islam tidak menyuruh kita untuk ta’asub pada suatu golongan.
Tidak ada salahnya kta mengikuti pandangan Imam-imam mazhab. Pandangan mereka perlu kita hormati karena mereka bukan manusia sembarangan. Ilmu mereka sangat mendalam. Namun demikian kepatuhan kepada mereka ada batasannya dan jangan keterlaluan sampai mengatasi kepatuhan kepada Nabi Muhammad saw.
Sahata:7-3-2009

4 Cara Mematikan


4 Cara Mematikan untuk Meningkatkan Komisi Affiliate/Reseller Anda

Ada yang berhasil dari affiliate program, tapi tidak sedikit yang mengeluh kenapa tidak kunjung juga menghasilkan uang lewat internet. Apa kira-kira yang salah? Saya yakin pasti ada penjelasan mengapa sebagian affiliate atau reseller mendapatkan penghasilan lancar dari bisnis internet, sebaliknya yang lain tidak.
Dari pengamatan yang saya lakukan selama ini, begini penjelasannya. Kenapa sebagian affliate atau reseller berhasil dan sebagian lainnya tidak disebabkan karena para top affiliate atau top reseller itu punya strategi untuk menjual lewat internet.
Lalu bagaimana cara efektif memasarkan produk orang lain?
Secara inti promosi atau dasar promosi yang saya sederhanakan, anda bisa baca 3 Jurus Ampuh Super Reseller di member area Formula Bisnis. Silakan anda baca terlebih dahulu 3 jurus ampuh itu sebelum membaca yang di bawah ini.
Jika sudah, ikuti langkah-langkah di bawah ini:
  1. Lakukan diferensiasi
    Daripada melakukan hal yang sama, saya sarankan agar anda buat kata-kata dalam bahasa anda sendiri. Selain lebih natural, ini juga akan melatih anda bagaimana meningkatkan kemampuan copywriting anda.
    Kalau anda masih tidak percaya mengapa harus berbeda, coba bayangkan sebentar bagaimana rasanya anda dalam sehari melihat 30 kali situs web yang sama dengan copywriting yang sama dan tampilan yang sama? Bagaimana rasanya kira-kira? :)
    Salah satu contoh yang baik seperti yang ada di Formula Bisnis Online.
  2. Buat sesuai pengalaman pribadi anda
    Tidak ada yang paling dicari orang kecuali bagaimana HASIL-nya? Dan anda sebagai affiliate marketer profesional–untuk membuat promosi yang pasti berbeda– pakai pengalaman personal anda.
    Contohnya mudah, seperti berapa jumlah komisi yang sudah didapatkan dari Formula Bisnis. Hal ini seperti yang dilakukan Mas Hendra di sini.
  3. Berikan bonus tambahan
    Cara lain untuk menambah manjur penawaran anda adalah dengan menambahkan bonus tambahan kalau seseorang membeli dari link anda. Contohnya seperti yang dilakukan blog reseller dengan memberikan bonus paket produk. Atau seperti yang dilakukan Mr Mung dengan memberikan gratis weblog keren. Bonus lain yang bisa anda tambahkan seperti konsultasi gratis, produk audio-video, atau pemasangan iklan gratis.
  4. Siapkan tim penjual anda
    “Bukankah sebagai affiliate atau reseller saya sudah menjadi penjual?”, mungkin begitu pertanyaan anda. Benar sekali. Tapi saya sarankan anda untuk menciptakan tim penjual lagi di bawah anda. Mengapa? Karena mereka bisa membantu mengembangkan aset virtual anda.
    Siapa yang sebaiknya anda ajak? Bisa dari mereka yang sebelumnya menjadi subscriber anda atau siapapun yang tertarik belajar menghasilkan uang dari internet. Memang kemudian anda perlu memberikan semacam pelatihan bagi mereka, tapi dengan begitu nantinya akan makin banyak orang yang membantu anda. Buat juga sistem kerjasamanya secara jelas.
    Mereka terbantu karena anda telah mau mengajari mereka cara mendapat uang dari internet dan anda terbantu karena mereka ikut membantu mempromosikan produk afiliasi yang anda pasarkan. Win-win solution kan?
Banyak cara menghasilkan uang dari internet. Tapi ada satu hal yang perlu diingat. Lakukan secara FOKUS. Sebelum beralih ke produk afiliasi lain, tekuni dulu untuk menjual satu produk. Baru setelah anda tahu bagaimana menjual di internet, niscaya anda akan lebih mudah menjual apapun di internet.
Ingat pesan saya di atas. Salam ACTION!

10 KATA MOTIVASI


10 KATA MOTIVASI
Ada kalanya sewaktu bangun di pagi hari, tubuh rasanya malas-malasan, enggan bangun untuk mulai beraktivitas, inginnya bersembunyi di bawah selimut saja. Rasa malas semacam ini mungkin nyaman, namun tidak memberikan sesuatu bagi anda agar menjadi orang yang lebih baik.
Karenanya saya ingin berbagi sesuatu buat anda semua. Inilah 10 kumpulan kata-kata mutiara motivasi penggugah semangat dan pendorong ACTION. Sepuluh kumpulan kalimat mutiara dan motivasi ini sangat baik anda simpan dan anda baca secara rutin (bisa setiap bangun pagi, ketika siang hari, sore hari, atau sebelum tidur), sesuai makna dari masing-masing kalimat. Sebagai contoh, seperti kalimat nomor satu di bawah ini, sangat baik dibaca tiap bangun pagi.
Tanpa perlu berpanjang lebar lebar lagi, berikut 10 koleksi kata kata motivasi emas penggugah semangat dan pendorong ACTION untuk hidup menjadi lebih baik.
  1. Pagi ini, saya bangun dalam keadaan sangat baik. Saya bangun dengan hati yang senang. Seperti mentari pagi yang menjalankan tugasnya menyinari semesta, saya pun bangun dan segera menjalankan tugas dan aktivitas saya hari ini. Saya akan melakukan tugas saya dengan sebaik-baiknya.
  2. Saya adalah orang yang penuh motivasi. Setiap hari motivasi saya makin berkobar. Saya sangat YAKIN dan PERCAYA kalau apa yang saya impikan nanti bakal menjadi kenyataan. Saya percaya itu. Keyakinan ini bahkan sudah mengakar ke alam bawah sadar saya. Setiap kali saya merasa lemas, alam bawah sadar saya mengingatkan dan memberi motivasi kalau “saya bisa!”, bahwa “saya adalah seorang pemenang.”
  3. Ketika saya berbicara, suara saya terdengar jelas, kuat, dan percaya diri. Saya sekarang percaya diri dalam segala situasi. Sebab saya adalah pemimpin yang memimpin dengan penuh kepercayaan diri.
  4. Saya sekarang hidup dipenuhi keyakinan, kepercayaan dan kepastian. Saya sekarang orang yang percaya diri dan tegas. Dan hari ini saya menggunakan 100 % kapasitas diri saya. Tiap berjalan dan bergerak, saya menjalankannya dengan penuh keyakinan, namun tetap tenang. Saya sekarang adalah sosok yang kuat, mengesankan, dan lebih menarik setiap harinya. Kepercayaan diri dan kemampuan saya terus meningkat secara drastis tanpa henti.
  5. Setiap hari saya bertambah baik dan makin bertambah baik. Saya menetapkan tujuan yang jelas dan membangun motivasi kuat untuk meraih apa yang saya inginkan. Sekarang segalanya menjadi jelas. Apa yang saya bayangkan dulu, kini kian dekat menjadi kenyataan. Lebih dekat dan makin dekat. Dan saya percaya SAYA BISA mendapatkannya. Tiap saat saya menerima banyak sekali anugerah dan kebaikan dalam hidup ini. Seluruh tubuh saya sekarang jadi tahu, apa misi dan tujuan saya hidup di dunia ini.
  6. Saya percaya pada keyakinan kuat yang tertanam dalam diri saya. Berkat motivasi yang bertambah kuat setiap saat. Apapun yang saya percaya bisa dapatkan, saya yakin bisa saya dapatkan. Saya menciptakan “keberuntungan” saya tiap hari. Saya mencapai tujuan-tujuan saya dengan penuh riang gembira. Saya visualisasikan apa yang saya inginkan dan saya melakukan ACTION seperti dalam visualisasi tersebut. Dengan keyakinan ini saya bisa mewujudkan kenyataan apapun yang saya mau.
  7. Semua yang saya butuhkan ada dalam diri saya sekarang. Saya adalah sosok yang bersahabat, terbuka, dan percaya diri. Saya juga pemberani dan tegas. Dengan semua ini saya mampu mengubah apapun dalam hidup saya seperti yang saya inginkan. Dan saya siap menerima tanggung jawab untuk perubahan hidup yang saya akan alami nanti.
  8. Saat saya berbicara dengan orang lain, saya menatap mata lawan bicara saya dan berbicara dengan percaya diri. Saya buat momen itu menjadi begitu menyenangkan. Dalam tiap gerakan tubuh yang saya lakukan, saya melakukannya dengan tenang dan penuh percaya diri. Setiap kali kelopak mata saya tertutup dan saya menghirup udara dalam-dalam, kepercayaan diri saya bertambah kuat dan memenuhi seluruh bagian-bagian dalam tubuh saya. Saya melihat diri saya sekarang adalah sosok penuh percaya diri, punya keyakinan, dan berani mengambil tindakan.
  9. Setiap hari, energi percaya diri dan rasa antusias saya meningkat drastis. Sebab saya punya komitmen untuk terus meningkatkan kemampuan diri saya setiap hari. Apa yang saya bayangkan bisa saya lakukan, pasti saya bisa lakukan. Dan saya melakukannya dengan konsisten dan penuh keberanian.
  10. Ekspresi wajah saya saat ini menggambarkan rasa yakin dan percaya diri. Sekarang saya mengalami masa-masa paling menyenangkan dalam hidup saya. Dan momen ini menginspirasi saya untuk lebih percaya diri dan memiliki harga diri. Saya berbicara pada diri saya dan orang-orang di sekitar saya dengan keyakinan. Saya sekarang mengontrol seluruh diri saya. Perkataan saya, pikiran saya, dan perasaan saya, semuanya ada dalam kendali saya. Rasa percaya dalam diri saya ini bukan hanya menginsiprasi saya sendiri, namun juga menginspirasi setiap orang yang saya temui.
Simpan koleksi kata-kata mutiara dan kalimat motivasi di atas. Anda pilih kata-kata yang anda rasa paling sesuai kebutuhan anda. Saran saya, sebaiknya anda baca rutin kata kata motivasi pilihan anda tersebut. Bisa di waktu pagi hari selepas bangun tidur, siang hari saat beristirahat, sore hari selepas mandi, atau malam hari sebelum tidur.
Lihat perbedaannya dalam beberapa hari ke depan. Anda akan temukan diri anda sebagai orang yang berbeda. Anda menjadi menjadi orang yang lebih baik dibanding ketika pertama kali menemukan artikel ini. Buktikan!
Salam ACTION!

Kamis, 06 Agustus 2009

MEMBANGUN KHILAFAH KECIL*

Oleh: Muh Arif Billah m yus** Prolog: Segala puja dan puji bagi Allah swt, Tuhan yang maha Agung, yang mengusai dan tidak di kuasai, yang telah menciptakan segala sesuatunya berpasang-pasangan. Shalawat berbingkaikan salam kita hadiahkan kepada sosok yang mulia, yang telah mengobah zaman yang penuh dengan tangisan dan kesedihan, menjadi zaman yang penuh dengan kasih sayang, shalawat dan salam juga kita hadiahkan kepada para keluarganya, para sahabat-sahabatnya, dan para pengikut-pengikutnya, dengan memperbanyak shalawat kepadanya kita termasuk dari umatnya yang mengikuti sunnah-sunnahnya,amin. Seiring waktu berjalan melintasi segala sendi kehidupan, manusia saat ini telah mampu menempuh dimensi waktu yang mengantarkannya kesuatu zaman yang di hiasi oleh berbagai ilmu pengetahuan yang kita sebut sebagai zaman mondren, namun sayang seribu kali sayang, saat transportasi menunjukkan kebolehannya dalam beroprasi, dan saat kehidupan manusia talah mencicipi kemajuan ekonomi, kehidupan rumah tangga justru jauh dari yang dimimpikan. Realita kehidupan rumah tangga muslim khususnya saat ini, sangat memprihatinkan, proses penjauhan nilai agama dalam kehidupan dan perombakan nilai fitrah sangat terasa di masyarakat “ Nilai-Nilai baru” yang di tawarkan kebudayaan barat kini telah mewarnai life style masyarakat. Pola hidup berubah kearah materelistis dan individualistis, prilaku manusia jauh dari nilai-nilai kemurnian islam. Masyarakat dan keluarga mengalami benturan nilai permissive society, hingga melahirkan berbagi dilema kehidupan, mulai dari kekerasan masyarakat, pencurain, dan lain sebagainya. Jika di telaah lebih jauh berbuatan nista tersebut tentu jauh kemungkinan untuk terjadi, jika setiap muslim melakukan pernikahan yang sah dan benar menurut syariat islam. Karena untuk menciptakan masyarakat yang madani di perlukan kelaurga yang harmonis. Lalu apa arti pernikahan itu sendiri? adakah pernikahan pada massa jahiliyyah?, apa pandangan islam terhadap pernikahan?,apa saja jenis dan hukumnya? Dan kenapa harus menikah?. inilah yang akan coba kita diskusikan bersama. Defenisi pernikahan: Pernikahan menurut etimoligi: Nikah ialah perjanjian di antara lelaki dan perempuan dengan beberapa syarat . Sedangkan menurut triminologi: pernikahan memiliki tiga arti, yang terdiri dari makna hakiki dan majazi, yaitu: Yang pertama: Pernikahan memiliki arti: hubungan suami istri, dan disebut juga dengan perjanjian menurut bahasa kiasan. Makna yang pertama ini tidak lari dari arti etimologi itu sendiri. Setiap kata nikah yang terdapat dalam Al-quran tanpa ada penjelasan selanjutnya, maka ia memiliki arti: hubungan suami istri. Sesuai dengan firman Alllah swt. dalam surah An-nisa, ayat 22:  Dan janganlah kamu kawini wanita-wanita yang Telah dikawini oleh ayahmu, terkecuali pada masa yang Telah lampau. Sesungguhnya perbuatan itu amat keji dan dibenci Allah dan seburuk-buruk jalan (yang ditempuh). Yang kedua: Pada hakikatnya pernikahan memiliki arti Perjanjian, dan menurut bahasa kiasannya memiliki arti bersetubuh, hal ini sesuai dengan firaman Allah swt. dalam surah al-baqarah, ayat 230: artinya: Kemudian jika si suami mentalaknya (sesudah Talak yang kedua), Maka perempuan itu tidak lagi halal baginya hingga dia kawin dengan suami yang lain. Ini adalah pendapat ulama mazhab imam Syafi'i dan ulama imam Malik. Yang ketiga: pernikahan juga memiliki arti persamaan lafadz antara perjanjian dan juga bersetubuh. Dari pengertian nikah di atas timbullah pertanyaan, adakah pernikahan sebelum datangnya syariat?. Dan apa pandangan islam terhadap pernikahan, yang berlaku dalam islam?. Pernikahan Pada Massa Jahiliyyah : Sebagaimana arti pernikahan yang telah kita ketahui, maka ritual pernikahan itu telah terjadi sebelum datangnya syaria'at, di riwayatkan dari Syaidah 'Aisyah ra, ada empat jenis pernikahan yang terjadi pada massa Jahilillyah, yaitu: Yang Pertama: Nikah sebagaimana yang di lakukan pada saat sekarang ini, seorang laki-laki meminang kepada laki-l;aki lain yang menjadi wali si perempuan, dan memberinya mahar, dan menikhainya. Yang kedua: Nikah istibda'. Praktek perkawinan semacam ini bertujuan mencari bibit unggul sebagai keturunan. Caranya, suami memerintahkan istrinya untuk tidur seranjang dengan laki-laki yang gagah perkasa, kaya dan pandai, di saat sang istri telah bersih (setelah habis masa haid), Harapannya agar anak yang dilahirkannya dari laki-laki yang tidur bersamanya, meniru jejak dan karakter sang ayah. Meskipun, ayahnya itu bukanlah suaminya yang sah. Yang ketiga: Berkumpulnya sebagian laki-laki, pada satu wanita, dan melakukan hubungan layaknya sumai istri yang sah, dan apa bila si wanita hamil, maka ia bebas memilih salah satu dari kumpulan laki-laki yang telah tidur dengannya, untuk menjadi ayah dari anaknya, dan si lelaki yang terpilih tidak dapat menolak. Yang keempat: Pernikahan yang hampir mirip dengan pernikah yang ketiga, yaitu seorang wanita yang telah melakukan hubungan suami istri dengan banyak laki-laki, atau saat ini lebih di kenal dengan sebutan placur, atau wanita malam, apabila si wanita hamil, dan melahirkan, maka yang menjadi ayah dari anak yang di lahirkannya, adalah yang paling mirip dengan bayinya. Segala puja dan puji bagi Allah, sang yang maha Baik. Yang telah mengutus Nabi Muhammad saw. guna melangkapi akhlak manusia, yang talah menjadi rahmat bagi sekalian alam, yang dengan perintah sang Maha Sempurna. telah menghapuskan semua jenis pernikahan yang pernah berlangsung pada masa jahilliyah dahulu, kecuali pernikahan yang pertama. Pernikahan inilah yang sah dalam pandangan islam, dengan catatan sesuai dengan tujuan disyariatkannya nikah, Karena, Islam datang membawa nilai-nilai yang luhur dan agung, di dalamnya juga diatur hubungan antar manusia, termasuk hubungan perkawinan. Islam menata perkawinan dengan sempurna, sebab perkawinan menjadi masalah pokok dan vital untuk membina masyarakat yang madanai. Melalui pernikahan manusia dapat saling mengasihi, menjalin hubungan kekeluargaan dan meneruskan keturunan. Pernikahan Dalam Islam: Yang pertama: nikah 'Urfi: atau lebih di kenal denga sebutan nikah siri, nikah ini adalah nikah yang sah, dengan syarat hendaklah pernikahan ini diumumkan kepada masyarakat, kerena islam adalah agama yang melindungi setiap hak maunusia, oleh sebab itu salah satu syarat sah nikah adalah di umumkan, dengan tujuan agar masyarakat mengetahui, bahwa wanita tersebut telah di nikahi, dam juga untuk menghindari dari berbagai jenis fitnah, dan menghindari berbagai prasangka buruk manusia . Yang kedua: Nikah Mut'ah: dalam kamus arab –Indonesia (kamus al'asri), memiliki arti: Nikah sementara. tanpa mengatakan kepada calon isterinya jangka waktu yang ia tentukan, calon isteripun mengatakan aku terimah nikahnya. Ini merupakan salah satu bentuk nikah yang di perbolehkan pada permulaan islam, sebagaimana nabi saw. Telah membolehkan kepada para sahabatnya untuk melakukan nikah Mut'ah, di karenakan banyaknya perang yang terjadi pada massa itu, dan banyak pula para wanita yang tidak menikah alias membujang. Namun pernikahan ini, tidak lama kemudiandi larang oleh nabi saw. Menetapkan dengan tegas bahwa nikah mut'ah adalh nikah yang telah di nasakh. dalam artian praktek nikah Mut'ah tidaklah boleh di lakukan lagi. Dan jumhur ulama pun telah sepakat melarang jenis nikah Mut'ah ini, sehiongga tidak ada seorangpun yang menyalahinya kecuali Syi'ah Imamiyah,yang membolehkan nikah Mut'ah tersebut. Dalil jumhur ulama yang mengharamkan nikah Mut'ah: Yang pertama: dari Al-quran surah An-nisa ayat 25, dan surah Al-mu'minun ayat 5-6: kawinilah mereka dengan seizin tuan mereka, nikah dengan seizin tuan mereka (calon istri) adalah nikah yang syar'i (sah), dengan adanya wali dan saksi,sedangkan nikah Mut'ah tidak lah seperti ini, 5. Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, 6. Kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki ; Maka Sesungguhnya mereka dalam hal Ini tiada terceIa. Allah swt. Telah membatasi dengan tegas, bahwasanya hubungan suami istri hanya sah dilakukan dengan dua golongan yang diatas, dan megharamkan selain dua hal tersebut. Dengan firmannya: Barangsiapa mencari yang di balik itu Maka mereka Itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan praktek nikah Mut'ah telah keluar dari dua hal tersebut, karena praktek nikah Mut'ah, bukanlah pernikahan pada hakikatnya, dan ini sudah menjadi kesepakatan para ulama hingga Syi'ah sendiripun mengakui hal itu, karena nikah Mut'ah tidaklah mencangkup hak-hak suami isteri mulai dari nafkah hingga warisan. Dan sebagaimana yang kita ketahui salah satu sebab di syariatkannya nikah adalah penetapan nasab sang anak, sedangkan nikah Mut'ah tidak dapat memenuhi hal tersebut, dan juga di dalam nikah yang biasa di tetapkan iddah ketika percerain terjadi dan hal ini juga tidak berlaku pada nikah Mut'ah. Dalil yang kedua: dari hadits Rasulullah saw.: Di riwayatkan dari Robi' bin Sibrah al-juhaini dari ayahnya berkata: aku memalingkan mukaku kerah Rasulullah saw, ketika ia berdiri dan menyandarkan tubuhnya di antara rukun yamani dan makam nabi Ibrahim as. (berdiri di hajar aswad), dan mengatakan" wahai sekalian manusia dahulu aku telah membolehkan kepada kalian untuk menikahi wanita ini dan menceraikannya sesuka hati kalian, dan sekali-kali Allah telah mengharamkannya hingga hari akhir, barang siapa di antara kalian yang masih memiliki istri yang kalian nikahai dengna nikah muta'ah maka hendaklah kalian menceraikannya, dan jaganlah kalian ambil kembali dari harta yang telah kalin beri pada mereka. Dalil yang ke tiga: ijma' ulama: telah di tetapkan oleh seluruh ulama, bahwasanya, praktek nikah muta'ah tidaklah di sebut dengan nikah, akan tetapi merupakan sifat untuk bersenang-senang saja . Dalil syi'ah Imamiyah: Dalil syi'ah imammiyah yang mengatakan bolehnya nikah mut'ah: dalil yang pertama: firman Allah swt. Maka isteri-isteri yang Telah kamu nikmati (campuri) di antara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban; Ini adalah bukti bahwa boleh nikah mut'ah dalam islam. Dalil yang kedua: nikah mut'ah telah di bolehkan pada permulaan islam, hingga saat ini, karena belum ada naskh yang jelas yang melarang nikah mut'ah itu sendiri. Yang ketiga: Nikah Muaqqot: nikah yang memiliki batas waktu tertetu. Contoh akad nikahnya adalah: calon suami mengatakan kepada calon istri: aku nikahi kamu dan akan ku ceraikan kamu dengan batas waktu sekian". Dalam hal ini Jumhur ulama juga telah bersepakat, bahwa nikah seperti ini adalah nikah yang di haramakan, karena dalam agam islam tujuan dasar dari nikah itu adalah mendirikan keluarga sakinah dan juga mendidik anak, dan ini semua tidak akan terlaksana dengan baik dan benar kecuali hanya dilakukan dengan syarat dan rukun yang sah. Dan nikah seperti ini pada prakteknya sama dengan nikah mut'ah. Zafar bin Hazil salah satu dari sahabat imam Abi Hanifah mengatakan: nikah Muaqqot adalah nikah yang sah, akan tetapi syarat nikahnya fasid . Yang keempat nikah Muhallil : Muhalil, dalam kamus al-'asri, memiliki arti: Seorang laki-laki yang mengawini perumpuan yang di talak 3 (tiga), dan menceraikannya dengan tujuan agar suami pertama dapat menikahi istrinya kembali, yang telah diceraikanya. resepsi nikah ini menurut mazhab imam Hanafi dan imam Malik, wanita yang di nikahi dengan niat supaya ia boleh di nikahi kembali oleh suami yang pertama, maka pernikahan ini tergolong pada pernikahan yang fasid, dan suami yang pertama tidak boleh menikahi istrinya kembali, kecuali jika sang istri telah menikah dan melakukan hubungan sumai istri dengan laki-laki yang lain dengan pernikahan yang sah. DASAR HUKUM ISLAM DALAM PERNIKAHAN: Allah menciptakan manusia. Laki-laki dan perumpuan, dengan sifat fitrah yang khas. Manusia memiliki naluri, perasaan dan akal, adanya rasa cinta kasih antara pria dan wanita adalah fitrah manusia, hubungan khusus antar jenis kelamin diantara keduanya terjadi secara alami, karena aislam memiliki sistem hidup yang paripurna, dan islam pasti sesuai dengan fitrah manusia, karenanya islam tidak melepas kendali naluri seksual secara bebas, yang dapat membahayakan diri manusia dan kehidupan masyarakat. Islam telah memabatasi hubungan khusus antar pria dan wanaita dengan pernikahan, dengan begitu terciptalah kondisi masyarakat penuh kesucian, kemuliaan, sangat menjaga kehoramatan setiap pemeluknya, dan dapat mewujudkan ketenangan hidup dan kelestarain keturunan umat manusia. Hukum pernikahan dalam islam : 1. Wajib: Bagi orang yang mempunyai nafsu yang kuat sehingga dapat menjatuhkannya ke lembah maksiat (zina dan sebagainya) sedangkan ia seorang yang mampu baik lahir maupun bathin. 2. sunnah (mustahab): Bagi orang yang mampu baik lahir-maupun batin, dan ia sanggup mengawal dirinya supaya tidak terjerumus dalam perbuatan yang haram. 3. Haram: Bagi orang yang tidak memiliki kemampuan untuk memberi nafkah batin dan lahir dan ia sendiri tidak sanggup (lemah), tidak punya keinginan menikah, dan apabila ia menikah ia akan menganiaya isterinya saja. 4. Makruh: Bagi orang yang kurang memiliki kemampuan dari segi nafkah lahir batin akan tetapi jika ia mikah tidak akan memberi kemudaratan kepada istri, 5. Boleh: Jika terlepas dari hal hukum yang empat di atas. Kenapa harus menikah ? Pertanyaan yang memiliki jawaban masing-masing, bagitu juga islam, islam juga memiliki jawaban tentang pertanyaan itu, di antaranya adalah. Menikah adalah perintah dari sang Pencipta, firman Allah swt. dalam surah An-nur ayat 32:  Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. islam juga menjawab, menikah akan membuat kita umat yang terbaik. Hal ini telah di tegaskan oleh Rasulullah saw. dari ibnu Abbas, Rasulullah saw. bersabdah: Barang siapa yang tidak melaksanakan sunnah ku maka ia bukan dari golongan ku, dan salah satu dari sunnah ku adalah menikah, dan barang siapa yang cinta pada ku maka hendaklah ia melaksankan sunnahku. Islam juga menawarakan hidup tenang setelah wafat. Sesuai dengan sabda Rasulullah saw. Jika anak adam (manusia) talah meninggal maka terputuslah semau amalnya kecuali tiga perkara:1, Sedekah jariyyah, 2.Ilmu yang bermanfaat, 3. dan anak yang sholeh yang berdoa untuknya.(H.R. Bukhori dan Muslim). Islam memandang pernikahan bukan sarana untuk mencapai kenikmatan lahiriah semata, tetapi bagian dari pemenuhan naluri yang didasari oleh aturan Allah swt. (bernialai ibadah), tujuannya sangat jelas yaitu, membentuk kelaurga, sakianah (tenang), mawaddah (penuh cinta). Dan rahamah (kasih sayang). Sesuai dengan firman Allah swt. dalam surah Ar-rum ayat 21: Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. Pernikahan dalam islam juga merupakan proses keberlangsungan generasi manusia yang universal, sesuai dengan firman Allah swt. Dalam surah al-hujurat ayat 13:  Hai manusia, Sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Berbeda dengan pandangan barat yang memandang interaksi dalam bentuk pernikahan adalah hal yang kolot dan keterbelakng. Dalam pandangan mereka yang terpenting dapat memenuhi hasrat bathinnya tanpa harus menikah sehingga lahirlah sifat untu melacur, hidup bersama tanpa nikah dan lain sebagainya, dalam tatanan masyarakat barat lembaga pernikahan di tuduh sebagai pembelenggu kebebasan, akibatnya terjadilah praktek perzinaan secara massal, perselingkuhan, pemerkosaan, pelecehan seksual, homo seksulitas, lesbianisme, dan aborsi dinggap tidak menjadi masaalah. Begitu indahnya islam yang telah menempatkan manusia sesuai tempatnya, ia tidak disamakan dengan binatang karena ia adalah makluk yang berakal yang telah di ciptakan dengan sindah-indah penciptaan. Rukun dan Syarat Nikah : Rukun nikah ada 5 (lima) yaitu : # Wali bagi mempelai wanita. # Mahar. # Mempelai laki-laki # Mempelai perempuan, yang sah untuk di nikahi. # dan Lafadz. Syarat nikah: ada 5 (lima) yaitu : # Suami # Istri # Wali # dua orang saksi Epilog: Demikianlah pernikahan yang telah terjadi, baik pada massa sebelum datang syariat islam maupun setelah datangnya syariat islam, dan seandinya jika kita lihat dengan kaca mata hati nurani maka hati bersih kita hanya akan mengatakan hanya peraturan islamlah yang mampu menjawab problematika kehidupan manusia, dari dahulu hingga sekarang sampai yang akan datang, kebahagian rumah tangga itu hanya akan datang, jika kita dirikan di atas pondasi islam, karena islam telah mengatur hak dan kewajiban anggota keluarga secara sempurna. Komplit,dan harmonis, dan sifat saling mengisi. Suami istri berfungsi sebagai partner, sepasang kekasih, sahabat suka dan duka, satu sama lain saling mengisi kekurangan, saling mengingatkan kesalahan, saling mendorong perbautan amar,ma'ruf dan nahi munkar, oleh sebab itu islam telah melarang melakukan praktek nikah yang tidak sesuai dengan tujuan nikah itu sendiri. Dengan demikian keluarga muslim tidak akan tercemar oleh nilai-nilai yang tidak memiliki prikemanusiaan yang mengatasnamakan kebebasan, yang kini mewarnai life style masyarakat namun senantias berada pada jalan Allah swt. Akhirnya, jika ada yang benar itu datangnya dari Allah swt. Semata. dan saya yakin mekahlah ini jauh dari sempurna, dan ini bukan yang penulis harapkan, dan bukan juga yang di inginkan, kritik dan saran dari peserta semuanya sangat penulis harapkan untuk perbaikan di hari yang mendatang.
Cetatan Pustaka:
1.Abdurrahman bin Muhmammad 'audhi al-jaziry, al-fiqh 'ala mazhab arba'ah, penerbit al-iman, kairo, cet, I, 1419 H/ 1999 M.
2. Sayyid sabiq, fiqh as-sunnah, percetakan al-fath al-I'lam al 'araby, kairo,cet,XI, 1420 H/ 1999 M.
3. Syekh Sa'rawi, al-fatawa, percetakan at-taufiqiyah,kairo,
4. Lajanah min asatidzah qism al-fiqh, bikuliah as-syariah wal-qonun bil-kaherah, jamiatul azhar, al-ahwal as-syakhsiayah, lilmuslimin, kairo, 2007-2008 M.
5. Dr. Abdullah nasih 'ulwan, as-syariah al-islamiyah, percetakan Darussalam, kairo, cet III, 1428 H/ 2007 M.

Senyuman yang tidak dimiliki oleh orang lain

rif, yang dimaksud istri yang pintar itu adalah istri yang mengerti bagaimana cara bertindak yang benar, bertindak jujur, dan bertindak baik. Bukanlah kepintarannya itu dibuktikan dalam selembar kertas yang berisi nilai dengan angka-angka yang besar. Jika kecerdasannya membuat dia tidak mengerti arti hidup, membuatnya bodoh terhadap kebenaran, dan bodoh terhadap diri sendiri, maka dia bukanlah istri yang cerdas walaupun semasa sekolah selalu mendapatkan predikat tertinggi.

Wanita yang cerdas adalah wanita yang bisa menempatkan dirinya dengan baik. Dia mampu menempatkan diri sebagai anak, istri, ibu, teman, dan sekaligus tahu bagaimana sikap dia sebagai wanita shalihah. Cerdasnya seseorang itu tidak dilihat dari kemampuannya dalam memecahkan masalah di kantor, tapi memecahkan masalah dirinya sendiri sebab itu semua merupakan sebagian dari kecerdasannya.

Kecerdasan itu tidak diukur dari gelar, pangkat, dan jabatan, tapi kecerdasan itu diukur dari kemampuan kita untuk mengolah hak dan kewajiban dengan tepat dan mampu memposisikan diri dengan cermat sebagai istri, suami, anak, dan pimpinan di masyarakat.

Sambil bercerita itu, tangannya tak henti bekerja, kadang-kadang sampai larut malam; menganyam tikar pandan pesanan tetangga, mengupas singkong, oncek dhele, prithil kacang, pipik jagung... pekerjaan-pekarjaan khas para petani yang darinya ia peroleh upah tak seberapa.

Selalu, saya akan tenggelam dalam luasnya danau di keriput garis mata wanita itu; garis yang berkisah tentang kesabaran, perjuangan hidup, penderitaan dan pengorbanan serta maaf. Menelusuri peta yang ada di wajahnya, saya tak pernah tersesat dalam membaca atau mencari sebuah kota bernama: keikhlasan.

Kali ini, saya berusaha menyusun kepingan kesabaran dan danau maaf yang ada padanya

Dia yang diambil dari tulang rusuk. Jika Tuhan mempersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan menjadi saling melengkapi. Dialah penolongmu yang sepadan, bukan sparing partner yang sepadan.

Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu, tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu, dialah yang akan menutupi kekuranganmu.

Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki : perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal sepele...¡򠳥 hingga ketika laki-laki tidak mengerti hal-hal itu, dialah yang akan menyelesaikan bagiannya...sehingga tanpa kau sadari ketika kau menjalankan sisa hidupmu... kau menjad! i lebih kuat karena kehadirannya di sisimu.

Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan. Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan. Ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki... tetapi ia butuh jaminan rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi.... tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi.

Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki, tetapi yang ia butuhkan adalah perhatiannya... kata-kata yang lembut... ungkapan-ungkapan sayang yang sepele... namun baginya sangat berarti... membuatnya aman di dekatmu....

Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes, sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan. Rumput yang lembut tidak mudah tu! mbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang... seperti juga di dalam kelembutannya di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun.

Dulu aku berkelahi dengan teman-temanku karena mereka mengejek dan menghina Ibu. Aku bela Ibu habis-habisan, tapi mereka menertawakan Ibu terus-terusan. Perih hatiku saat itu. Dan hanya nasihat Ibulah yang bisa menyembuhkan luka itu.

Balajar atau diam.

Sebuah ungkapan arif pernah bertutur : 'we can never step into the same river twice'. Ini bisa terjadi, karena setiap detik air sungai itu berganti. Jika hati nurani itu hidup, maka dia akan tahu jika terjadi suatu kesalahan. Tapi jika hati nuraninya berpenyakit dan mati, maka Anda akan sibuk mencari-cari seribu satu alasan. Dulu, kekayaan hanya identik dengan kekayaan fisik dan materi. Sekarang, sebagaimana dibuktikan oleh banyak pioneer kemajuan, kekayaan intelektuallah yang amat menentukan. Dulu, besarnya kekayaan materi dan fisik amat menjadi pembatas kemajuan. Sekarang, sebagaimana ditunjukkan oleh perusahaan seperti Microsoft, kekayaan materi dan fisik bukanlah pembatas kemajuan. Di tingkat kekayaan fisik dan materi manapun, lompatan kemajuan bisa dilakukan. Asal, ya itu tadi kekayaan intelektual terkelola dengan memadai. Dulu, kecenderungan adalah sesuatu yang given dan mesti diadaptasi. Sekarang, ada banyak orang dan organisasi yang justru maju karena menciptakan kecenderungan. Dalam bingkai hidup seperti ini, tentu saja hanya sebuah gerakan bunuh diri kalau ada pelaku organisasi yang hidup nyaman dalam comfortable zone of mind. Sebuah wilayah berfikir tanpa penyangkalan. Sinyal apakah Anda sedang bunuh diri atau tidak, sebenarnya mudah dan sederhana. Coba perhatikan paradigma Anda mengelola dan keyakinan-keyakinan Anda. Kalau dalam waktu yang amat lama tidak ada perubahan, alias berputar dari itu ke itu, inilah bentuk bunuh diri yang halus dan tidak manusiawi. Halus, karena tidak kita sadari. Tidak manusiawi, sebab keluar dari kebiasaan umum manusia untuk bunuh diri. Lebih-lebih, sudah tidak berubah dalam waktu yang amat lama, ditambah dengan kebiasaan alam bawah sadar yang kerap berujar : 'saya sudah berpengalaman puluhan tahun, saya memiliki ratusan buku, saya lulusan sekolah terbaik' dan sederetan kebanggaan lainnya. Bismillahirrahmaanirrahiim, "Demi masa. Sesungguhya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran." (QS. Al-Ashr : 1-3) Waktu adalah modal. Berjalannya waktu berarti berkurangnya modal. Kerugian akan mengiringi setiap orang bersamaan dengan berlalunya waktu. Bila seseorang tidak mampu meraih keuntungan dari tiap detik kehidupannya, maka semakin tua usianya semakin pula kerugiannya. Ketika waktunya habis karena maut, maka ia akan pulang dengan tangan hampa bahkan m membawa eban dosa.Keuntungan ada pada tiga hal: Pertama, menghabiskan waktu untuk mempertebal iman. Tanpa iman yang kokoh orang akan terseret kepada cinta dunia dan lupa akhirat. Ketika berbuat sesuatu orientasinya keuntungan dunia. Meskipun banyak harta dan pangkat pun tinggi, ia akan menjadi budak harta dan pangkatnya. Sebanyak apapun amalnya, kalau tanpa iman, tidak akan diterima Allah. Kedua, seseorang akan untung kalau ia menghabiskan waktunya untuk beramal. Di akhirat nanti yang akan dinilai adalah amal. Aktivitas apapun yang tidak menjadi amal hanya akan membuang waktu dan tenaga saja. Sesuatu bisa menjadi amal kalau niatnya ikhlas dan perbuatannya benar di jalan Allah. Ketiga, seseorang akan beruntung kalau ia menggunakan waktunya untuk saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran. Alangkah indahnya bila kehidupan kita sudah disemarakkan dengan semangat saling menasehati. Betapa tidak? Setiap orang butuh keselamatan. Selamat dari kerusakan, kebodohan, kecelakaan, kekurangan, kelalaian, dan kesalahan. Ia tidak mungkin dapat melihat bahaya-bahaya tadi hanya dengan mata dan telinganya sendiri. Ada ribuan mata dan telinga saudaranya yang dapat yang dapat membantu melihat bahaya-bahaya yang mengancam. Pemberitahuan itu adalah nasehat, saran, atau kritik. Namun, meskipun kita butuh pemberitahuan atau nasehat, tidak semua orang siap menerima nasehat. Ada beberapa kiat yang dapat kita terapkan dalam menerima nasehat atau kritik agar dapat menjadi sarana pembangunan kemuliaan. Pertama, rindu kritik dan nasehat. Setiap kita tidak pernah bosan-bosannya melihat cermin, walaupun wajah yang ada dalam cermin adalah wajah yang itu-itu juga, kita tidak pernah keberatan untuk merapikan rambut bila cermin memperlihatkan gambar rambut yang acak-acakan. Kita pun tidak pernah marah kepada cermin bila di cermin kita melihat di mata kita ada kotoran. Reaksi kita adalah membuang kotoran itu dan bukan memecahkan cermin. Ketahuilah, orang-orang di sekitar kita adalah cermin yang memberitahukan apa kekurangan kita. Sehingga sepatutnyalah kita bergembira ketika ada yang memperlihatkan kekurangan kita, karena dengan demikian kita menjadi tahu dan dapat segera memperbaiki diri. Kedua, bertanya. Belajarlah bertanya kepada orang tentang kekurangan-kekurangan kita dan belajar pula untuk mendengar dan menerima kritik. Istri, suami, anak-anak, dan teman-teman adalah cermin yang dapat ditanyakan mengenai kekurangan kita. Ketiga, nikmati kritik. Persiapkan diri menghadapi kenyataan bahwa kritik tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Kritik selain mengandung isi juga melibatkan cara. Kadang isinya benar tetapi caranya kurang bijak. Ada yang isinya salah tetapi caranya benar. Ada yang isi maupun caranya salah. Ada pula yang isi dan caranya juga benar. Namun tidak ada kerugian sedikitpun bagi kita selama cara kita menyikapinya benar. Dengarkan dengan baik dan jangan memotong apalagi membantah. Keempat, syukuri. Adanya orang yang peduli dengan memberikan kritik kepada kita merupakan karunia yang patut disyukuri. Jangan lupa mengucapkan terima kasih. Bila kita berubah menjadi lebih baik melalui nasehat seseorang, jangan lupakan ia dalam do'a kita dan sebutlah namanya ketika kita menyampaikan nasehat yang sama kepada orang lain. Kelima, perbaiki diri. Lihatlah apakah benar ada kekurangan pada diri kita. Jawaban terbaik ketika dikoreksi bukanlah membela diri tetapi memperbaiki diri. Sibukkan diri dengan mendengar kritik dan iringi dengan memperbaiki diri. Keenam, balas budi. Sebagai orang yang tahu terima kasih dan menghargai sebuah pemberian, sudah selayaknya kita membalas pemberian kritik itu sebagai pemberian hadiah pula. Kalau tidak mampu memberikan sesuatu yang berharga, paling tidak sebuah ucapan terima kasih yang tulus dan doa yang ikhlas. *** Ketahuilah dengan sungguh-sungguh, dengan mengubah diri, berarti pula kita mengubah orang lain. Camkan bahwa orang lain tidak hanya punya telinga, tetapi mereka pun memiliki mata, perasaan, pikiran yang dapat menilai siapa diri kita yang sebenarnya

Senin, 20 Juli 2009

manfaatkan 5 potensi dalam diri kita

Dalam hidup, masalah pastilah selalu ada. Namun tak ada persoalan yang tak mungkin diatasi. Dan kita sebagai manusia memegang peran kunci dalam mengatasi suatu masalah. Seperti yang dinantikan Mas Alhijr Adwitiya di sini. Semoga posting berisi tips-tips sederhana ini dapat menjadi renungan berharga bagi kita bersama. Untuk kemudian kita ACTION-kan dalam kehidupan sehari-hari kita.Silakan simak lima tips mengatasi masalah hidup dengan mengoptimalkan kekuatan dari dalam diri kita sebagai sumber solusinya. * The Power of Kepepet. Terkait khususnya dengan sikap suka menunda pekerjaan, salah satu cara mengatasinya dengan menggunakan the power of kepepet. Katakan pada diri kita kalau kita punya waktu tak lama. Mungkin lima menit atau 10 menit untuk menyelesaikan pekerjaan yang harus kita lakukan. Bahkan mungkin dengan pernyataan yang lebih ekstrem, katakan kalau mungkin ini aktivitas terakhir yang bisa kita lakukan di dunia ini. Saya yakin kita akan melakukannya dengan penuh kesungguhan dan tak ada lagi penundaan. Waktu yang singkat akan menekan kita bekerja cepat. Dalam situasi kepepet kita kerap bisa bertindak luar biasa. * Cintai Apa yang Anda Lakukan. Apapun profesi atau pekerjaan anda, dan apapun yang anda lakukan, lakukanlah itu dengan penuh kecintaan. Bila kita mencintai apa yang kita lakukan, tak ada kata malas, tak ada kata payah, tak ada kata putus asa. Lakukan yang anda suka dan kebahagiaan akan mengikuti anda. Bisa dalam bentuk uang atau hal lain yang jauh lebih membahagiakan yang tak dapat ditukar hanya sekedar oleh harta. * STOP Berpikir Negatif. Positif dan negatif merupakan kedua hal yang selalu akan berdampingan sampai kapanpun. Namun bila kita selalu hanya terjebak dalam kubangan pikiran negatif tak akan pernah ada waktu untuk melihat sebuah persoalan dengan jernih. Misalkan saja kita berkata “ah ini kan sulit”, “mana mungkin saya bisa,” dan segala macam pernyataan sejenis yang hanya melihat aspek negatif suatu hal. Segera alihkan perhatian anda pada hal yang positif. Pada peluang baik dan kesempatan positif dari setiap hal atau peristiwa yang terjadi. Bisa sebagai sebuah kesempatan untuk belajar, untuk menjadi insan yang lebih baik, untuk mendapatkan penghasilan tambahan, untuk membangun jaringan yang lebih luas, untuk meraih cita-cita anda, atau apapun itu. Kalau kita melihat sisi positifnya, dan bukan pada sisi negatifnya, ketakutan yang selama ini menjalar pada diri anda akan berkurang. Dan anda akan merasa menjadi pribadi yang lebih baik, lebih optimis, dan penuh semangat. * Buat Komitmen. Kadang saya dengar pengkomentar yang misal mengetakan sedang kehilangan motivasi atau kurang bersemangat menjalani hidup. Kuncinya, berkomitmenlah secara jujur pada diri kita sendiri. Buat komitmen untuk menjalani hidup yang lebih baik dari detik ke detik, dari menit ke menit, dari jam ke jam, dari hari ke hari, dan dari satu aktivitas ke aktivitas berikutnya. Kemudian katakan komitmen itu pada orang-orang di sekitar anda. Ceritakan perkembangan atau kegiatan yang telah anda lakukan terkait komitmen anda sekecil apapun itu pada orang yang sudah anda beritahu tadi. Kita harus bertanggung jawab pada komitmen yang sudah dibuat. Jangan buat malu diri kita sendiri. Jadikan komitmen yang telah kita katakan sebagai penjaga semangat kita. * Mulai ACTION saja. Ya, selanjutnya ACTION saja. Saat mulai ACTION, berarti anda mulai bergerak. Tidak lagi berada di tempat yang sama. Anda sudah melakukan sebuah kemajuan. Sekecil apapun itu! Daripada hanya mengkhawatirkan hal yang tidak jelas atau berangan-angan tanpa pangkal ujung, mulai ACTION saja. Segalanya akan lebih mudah saat anda mulai ACTION.

Minggu, 12 Juli 2009

seribu satu malam versi bocah-bocah

hai,, pa kabr?? seribu satu malam kayaknya cocok untuk menggambarkan gmn aku sekarang,,, berjalan tanpa tepi berlari tanpa batas, meliaht tanpa tahu apa yang sedang kau lihat, ya hari-hari itu begitu lama aku lalui, kiranya judul kisah saribu satu malam itu tapat mengenai jam kehidupan ku, meskipun aku tak tahu keafasahan cerita itu, ya namaku polo,, begitu orang memanggil aku, baik ia teman dekat atau teman jauh bahkan teman jauh sekali tau nama panggilan ku ini,aku nggak tahu dari mana meraka menamaiku dengan sebutan polo, pakah dari fshion ku, ku kira tidak karena baju dan celanaku hanya beberapa yang bermerek polo sedangkan yang lainnya bermerek spotec, hari-hari ku hanya ku habiskan di sawah orang kampung ku, ketika panen melanda kampung ku ketika itu pula bocah-bocah imut sebaya ku, pergi berlari bersiul, menempati sawah-sawah masyarakat, untk mencari bekas-bekas padi yang telah selesai di panen, itu lah yang ku sebut (ngetek), ketika itu tidak ada rasa sedih, tidak ada rasa takut, khuatir, apalagi cemas,kami asyik bersiul menari bernyanyi,meskipun kami tau sesampainya di rumah nanti kami harus rela mendengarkan ceramah tanpa teks dari ibu kami, di pukul di ancam, bahkan ada dari temn kami yang di kurung, dalam kamar, tidak dikasi keluar, berkurung tanpa jajan,kacian ya,,,,tapi emang begitulah dunia kami, kami tumbuh besar dari lingkungan yang memang dapat memberikan kami inspirasi, yang mengajarkan kami banyak hal, mengajarkan kami harus bersabar, mengajarkan kami, harus bekerja, mengajarkan kami harus menagis, mengajarkan kami harus tertawa, mengajarkan kami harus berlari mengejar mimpi, mengajarkan kami untuk tidak berlan apalagi merangkak menghadapi dunia yang sederhana ini tapi penuh teka-teki.. sekarang kami telah besar, kami bersetubuh dengan alam yang lain dari alam kanak-kanak kami, tidak lagi dapat tertawa, karena harus jaga wibawa, tidak dapat lagi berlari sambil menghirup udara segar, karena udara di sini telah di nodai oleh globalisasi alam katanya, tidak dapat lagi bersiul karena takut di bilang sedang berbisul (katanya), ya, alam yang hari ini kurasakan jauh berbeda dari alam yang sebelumnya, teman-teman ku juga sekarang tidak tahu pada kemana, ada yang jadi angkatan laut katanya, (kerja laut), ada yang jadi angkatan udara,(tukang panjat) ada yang jadi angkatan darat (tukang angkot), dan sekarang aku belum tahu sisa teman ku telah jadi apa,-apakah meraka masih jadi manusia atau telah menjadi, jadi-jadian, tapi ku berharap meraka mesih bisa tertawa seperti dulu, masih bisa bernyanyi gambira, masih bisa berlari menikmati udara asri, masih bisa bersuil memanggil angin di angkasa, tidak seperti aku di disini, harus berhadaapn dengan segudang problematika kehidupan. sekarang aku lagi aktif di salah satu organisasi yang kukira cukup terkenal di kalangan kota metropolitan, meski orangnya masih dapat di hitung jari, tapi karyanya yang telah diterbitkan tidak dapat di nilai lagi, genap sudah 4 tahun aku di organisasi ini aktif mengikuti langkah-langkah seniorku yang memang memiliki tifikal orang baik, iri melihat kebaikan meraka akhirnya ku beranikan diri untuk bergabaung bersama mereka, dengan senyum manis mereka menerima ku. sekarang tepatnya tgl 3-12-2008, telah sah aku menajadi bagian dari mereka, ada rasa bahagia yang kurasakan, mereka megitu terbuka untuk ku, menanyakan keadaan ku, bahkan keluarga ku, tentang kebutuhan ku dan lain sebagianya, kusadari memang tidak semua dari kelompok itu memiliki sifat yang sama, tapi aku salut karena sifat yang tak sama itulah yang membuat mereka makin kuat, bagaimana caranya? kita tanya galileo,,,, hingga sekarang aku mekain percaya diri, setiap aku mau malangkah aku selalu melibatkan meraka, kayak shering gitu,, maklumlah akau masih terlalu terbawa omosi untuk memacahkan satu keputusan makanya aku butuh seseorang untuk menguatkan aku, bagaimana dengan wanita? wanita...jujur sering aku berpikir adakah wanita yang dapat meneriama semua keluh kesah ku, adakah wanita yang siap membarikan pundaknya ketika aku sedang butuh sandaran, adakah wanita yang rela mmeberikan belaian tangan nya untuk mengusap kepala ku yang penuh dengan ketombe? aku nggak tahu ada atau tidak? yang jelas aku pernah bertemu dengan satu wanita,, yang ku harap ia dapat memenuhi semua kebutuhan itu, hingga menjadi ibu dari anak-anak kami nantinya siapa kah dia? rahasia dong mau tau aja,,, ok ,,! kita kembali ke awal bahasan, ya,, meraka begitu terbuka hingga aku banyak belajar dari apa yang belum akau katahui, bukan masaalah organisasi hingga politik pun kita bahas, memang top banget nih,, grombolan, banyak masaalah yang kami hadapi tapi tak satupun tersisa semuanya dapat kami selesaikan, hanya modal kebersamaan. tapi sayang hari itu,aku melihat ada sorang sahabat ku yang terbentur dengan masaalah, yang sebenarnya simple tapi karena ulah beberapa orang masaalah itu menajadi begitu runyam bagi ku, hari itu kutemui beberapa orang dari kami lari dari ketentuan yang talah lama kami tumbuhkan dalam hati, ia lari dari janji yang telah lama terpatri, aku tidak tahu apakah ada sebab dari sukuesme, atau dari keturunan, aku tidak tahu yang jelas kepercayaan ku kepadanya sekarang telah luntur, melebihi lunturnya baju ketika di rendam dengan rinso,tapi itu hanya ulah beberapa orang yang saya kira grombolan kami tidak akan ternodai oleh ulah orang kurang akal seperti ini, kami tetap solid, kami tetap bergandengan, dan kami tetap borkomunikasi, tentang apa yang sedang kami hadapi saat ini. kekesalanku padanya (mereka yang lari dari janji grombolan kami)berpuncak, ketika aku mendengar berita dari teman ku yang sedang terbentur masaalah tadi, aku nggak tahu kenapa aku begitu percaya dengannya apakah karena kau terlalu dekat dengannya, yang jelas ia tidak pernah berbohong dan kepribadiannyalah yang membuat aku percaya padanya. mendengar carita darinya aku semakin benci ingin rasanya aku marah, tapi aku tak berani atas dasar apa aku harus marah, karena memang kami hanya terikat hubungan satu agama saja , tidak yang lain,meskipun sebelumnya aku memang telah curiga dengan mereka (orang yang lari dari janji kami), tapi aku tidak memiliki bukti untuk membuktikannya hanya gerak-geriknya yang membuat aku curiga,. mulai sejak itu, tidak hanya teman ku yang terbentur masaalah tadi akupun menjadi kurang asyik dengannya,sekarang aku mencoaba merubah sikap ku, aku mau lebih dingin, ketika berhadapan dengan meraka, aku nggak tahu ini salah atau bener, tapi saat ini, inilah yang ingin aku lakukan sebagai kekecewaan ku pada mereka, dahulu pepatah pernah mengatakan" mudah memang mancari teman di meja makan, tapi mencari teman untuk menangis kemana harus mencari" kayaknya kata ini harus ku ubah" mudah memang mencari teman di meja makan itulah teman yang kurang ajar". berhati-hati dalam berteman itulah jaragon baru ku, untuk menajalani hidup lebih hidup. tapi aku berbangga ada beberapa orang yang sanggup mengkorbankan waktu mereka siap menyajikan pundak meraka, siap untuk membuka telinga meraka menampung segal bentuk cerita segala bentuk asa, dan rasa, itulah persahabatan yang murni,asri tanpa noda bandal. sekarang ketika aku mengingat mereka (yang ingkar dari janji yang telah terpatri), katika bertemu mereka meski hanya sejenak, aku merasa waktuku bertemu dengan meraka telah seribu tahun muak,mual, muntah, masuk angin, itulah yang kurasakan, kenapa raz mengalakan ukhuawah?, kenapa raz mengalahakan janji?, kenapa raz dapat menyakiti? pertanyaan yang sedang kucari jawabannya.wassalam BY: polo

obat stress ada di blogging

Menjalani hidup penuh rutinitas tinggi kadang mudah membuat stres. Pekerjaan kantor yang bertumpuk-tumpuk, tekanan target pekerjaan yang belum tercapai, dan macet dalam perjalanan menuju dan pulang kantor yang makan waktu berjam-jam. Apalagi kalau itu semua terjadi baru pada hari senin, saat hari libur terlihat masih begitu jauh. Namun kini anda tak perlu lagi stres. Dengan blogging, anda bisa kurangi atau bahkan hilangkan stres yang menggelayuti diri anda. Bagaimanakah caranya? Beberapa waktu lalu, saya mendapat kiriman Buku Mengobati Penyakit Itu Mudah karangan Pak Mohammad Muslih. Bukunya menarik karena membahas banyak hal yang tak tampak di sekitar kita, khususnya mengenai jin. Di samping itu ada juga pengobatan penyakit, tips hidup sehat, dan latihan menghilangkan stres. Apa yang dituliskan Pak Muslih agak berkaitan dengan posting kali ini khususnya bagaimana membuat blogging sebagai obat mengatasi stres. Di bawah ini beberapa kegiatan blogging yang bisa mengurangi ketegangan saraf anda. Atur Napas saat di Depan Komputer. Saat di depan monitor, ambil napas yang dalam dan sebarkan ke seluruh tubuh anda, baru keluarkan perlahan. Stres cenderung membuat anda bernapas pendek. Relakslah. Ambil napas dalam beberapa kali dan keluarkan pelan-pelan. Kunjungi Blog Favorit. Hidup bukan untuk sibuk. Bersenang-senanglah. Kunjungi blog favorit anda. Cari dan nikmati informasi yang anda sukai. Buat Posting Curhat. Khususnya bagi anda yang memiliki blog personal, anda bisa tuangkan apa yang sedang anda alami menjadi sebuah tulisan. Ceritakan dan postinglah pengalaman anda itu. Serta mintalah pengunjung blog memberikan saran. Dengan begitu, saya yakin anda akan merasa jauh lebih lega. Persoalan yang semula anda pendam sendiri, sudah anda sharingkan dan coba dicarikan solusinya bersama-sama. Berkomentarlah Sebanyak-banyaknya. Salurkan emosi anda dengan mengisi komentar. Kunjungi beberapa blog dan berikan komentar sebanyak-banyaknya. Stres yang anda alami, saya yakin akan jauh berkurang dengan bersosialisasi banyak orang lain. Baca Humor dan Tertawalah. Misal di blog TawaSutra. Baca dan tertawalah. Tak usah ragu. Jangan tahan tawa anda. Lupakan Persoalan. Lupakan sejenak persoalan di kantor yang membuat hati anda kalut. Nikmati blogging anda. Ini saatnya anda bersenang-senang. Temani dengan Makanan Kecil. Sembari blogging, anda nikmati minuman dan cemilan kesukaan anda. Bersantailah. Saat blogging merupakan waktu liburan anda. Buat Simpel. STOP terus menerus bermimpi yang tak akan pernah bertepi. Buat hidup anda lebih simpel. Tak usah menunggu, ACTION-kan ide yang ada sekarang.

Senin, 03 November 2008

Eman Sipasi Wanita Emansipasi wanita tentu bukan lagi ‘barang’ yang asing saat ini. Terlebih istilah itu sering diserukan dan didengungkan baik melalui media cetak, media elektronik, ataupun forum-forum seminar. Emansipasi itu sendiri merupakan gerakan untuk memperoleh pengakuan persamaan kedudukan, derajat serta hak dan kewajiban dalam hukum bagi wanita. (Lihat Kamus Ilmiah Populer) Lantas siapakah pengusungnya dan apa targetnya? Pengusungnya adalah musuh-musuh Islam. Sementara targetnya adalah untuk menebarkan kebencian terhadap agama Islam dengan menampilkan potret yang bukan sebenarnya. Mereka kesankan bahwa Islam adalah agama yang memasung hak-hak kaum wanita, membelenggu kebebasannya serta mengubur segala potensinya. Target berikutnya adalah untuk menjerumuskan kaum wanita ke dalam jurang kenistaan, manakala terpengaruh dengan syubhat emansipasi tersebut dan melepaskan dirinya dari rambu-rambu dan bimbingan Islam yang suci. Demikianlah salah satu gerakan propaganda (usaha untuk memanipulasi persepsi) yang dilakukan oleh musuh-musuh Islam. Sehingga amat tepat bila gerakan ini disebut dengan GPK (Gerakan Pengacau Keimanan), karena demikian gencarnya upaya yang mereka tempuh untuk mengacaukan keimanan umat Islam (terkhusus kaum wanitanya) dengan intrik manipulasi tersebut. Menyikapi hal ini umat Islam tak perlu kecil hati, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berjanji untuk menjaga agama Islam dari rongrongan para musuhnya. Bahkan Dia akan senantiasa menyempurnakan cahaya agama Islam tersebut dan memenangkannya. Sebagaimana dalam firman-Nya: يُرِيدُونَ لِيُطْفِئُوا نُورَ اللهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَاللهُ مُتِمُّ نُورِهِ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ. هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ “Mereka berupaya untuk memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir benci. Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas semua agama meskipun orang-orang musyrik benci.” (Ash-Shaff: 8-9) Di antara bentuk penjagaan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan penyempurnaan-Nya terhadap cahaya agama Islam adalah dengan dimunculkannya para ulama yang senantiasa menjaganya dari pemutarbalikan pengertian agama yang dilakukan oleh para ekstremis, kedustaan orang-orang sesat yang mengatasnamakan agama, dan penakwilan agama yang keliru yang dilakukan oleh orang-orang jahil. Sejarah Kaum Wanita dalam Peradaban Umat Manusia Catatan sejarah menunjukkan bahwasanya kehidupan kaum wanita di masa jahiliah amat memprihatinkan. Di kalangan orang Arab jahiliah, kaum wanita amatlah hina. Betapa marah dan malunya mereka bila diberi kabar tentang kelahiran anak wanitanya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: وَإِذَا بُشِّرَ أَحَدُهُمْ بِاْلأُنْثَى ظَلَّ وَجْهُهُ مُسْوَدًّا وَهُوَ كَظِيمٌ. يَتَوَارَى مِنَ الْقَوْمِ مِنْ سُوءِ مَا بُشِّرَ بِهِ أَيُمْسِكُهُ عَلَى هُونٍ أَمْ يَدُسُّهُ فِي التُّرَابِ أَلاَ سَاءَ مَا يَحْكُمُونَ “Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar tentang (kelahiran) anak wanita, hitamlah (merah padamlah) mukanya dan dia sangat marah. Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)? Ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu.” (An-Nahl: 58-59) Demikian pula pada seluruh umat –selain umat Islam– baik di zaman dahulu maupun di masa kini, kaum wanita (mereka) tak mendapatkan kehormatan yang sepadan dengan nilai-nilai kewanitaannya bahkan kemanusiannya. (Lebih rincinya lihat Al-Huquq wal Wajibat ‘Alar Rijal wan Nisa` fil Islam, karya Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali, www.rabee.net dan Tanbihat Ala Ahkam Takhtashshu bil Mu`minat, karya Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan) Para pembaca yang mulia, lalu bagaimanakah kaum wanita dalam sejarah peradaban Islam? Benarkah haknya dipasung, kebebasannya dibelenggu dan potensinya dipangkas, sebagaimana yang dipropagandakan para pengusung emansipasi? Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali –hafizhahullah– berkata: “Adapun agama Islam, maka ia telah membebaskan kaum wanita dari belenggu, melepaskannya dari segala bentuk penindasan, kedzaliman, kegelapan, kenistaan dan perbudakan, serta memosisikannya pada posisi dan kedudukan mulia yang belum pernah didapati pada seluruh umat (selain Islam, pen.), baik dia berstatus sebagai ibu, anak, istri ataupun saudara perempuan. Sungguh Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menetapkan nilai-nilai kemanusiaannya dari atas langit yang ketujuh. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: يَاأَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ “Hai sekalian manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kalian dari seorang lelaki dan seorang wanita, serta menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kalian saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kalian di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (Al-Hujurat: 13) Kaum wanita tak perlu mengadakan muktamar-muktamar, seminar-seminar, atau simposium-simposium, untuk menetapkan nilai-nilai kemanusiaannya berikut hak-haknya. Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya telah menetapkannya, dan umat Islam pun mengimaninya. Kaum wanita berhak berhijrah, dan berhak pula mendapatkan pembelaan dan perlindungan dari kaum mukminin. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا جَاءَكُمُ الْمُؤْمِنَاتُ مُهَاجِرَاتٍ فَامْتَحِنُوهُنَّ اللهُ أَعْلَمُ بِإِيْمَانِهِنَّ فَإِنْ عَلِمْتُمُوهُنَّ مُؤْمِنَاتٍ فَلاَ تَرْجِعُوهُنَّ إِلَى الْكُفَّارِ لاَ هُنَّ حِلٌّ لَهُمْ وَلاَ هُمْ يَحِلُّونَ لَهُنَّ “Hai orang-orang yang beriman, jika datang berhijrah kepada kalian para wanita yang beriman, maka hendaklah kalian uji (keimanan) mereka. Allah lebih mengetahui tentang keimanan mereka; maka jika kalian telah membuktikan bahwa mereka benar-benar beriman, janganlah kalian kembalikan mereka kepada (suami-suami mereka) orang-orang kafir. Mereka tiada halal bagi orang-orang kafir dan orang-orang kafir itu tiada halal bagi mereka.” (Al-Mumtahanah: 10) Allah Subhanahu wa Ta’ala mengharamkan segala bentuk tindakan yang menyakiti orang-orang mukmin dan mukminah tanpa suatu kesalahan yang mereka perbuat. وَالَّذِينَ يُؤْذُونَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوا فَقَدِ احْتَمَلُوا بُهْتَانًا وَإِثْمًا مُبِينًا “Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin dan mukminah tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka memikul kebohongan dan dosa yang nyata.”(Al-Ahzab: 58) Bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala mengancam siapa saja yang memfitnah (mendatangkan cobaan) kepada (agama) orang-orang mukmin dan mukminah serta enggan bertaubat dengan siksa Jahannam. إِنَّ الَّذِينَ فَتَنُوا الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ ثُمَّ لَمْ يَتُوبُوا فَلَهُمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ وَلَهُمْ عَذَابُ الْحَرِيقِ “Sesungguhnya orang-orang yang memfitnah (mendatangkan cobaan) kepada orang-orang mukmin dan mukminah kemudian mereka tidak bertaubat, maka bagi mereka adzab Jahannam dan bagi mereka adzab yang membakar.” (Al-Buruj: 10) Tak luput pula Allah Subhanahu wa Ta’ala perintahkan Rasul-Nya yang mulia untuk memohon ampun dari segala dosanya dan memohonkan ampun bagi (dosa) orang-orang mukmin laki-laki dan wanita. فَاعْلَمْ أَنَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ “Maka ketahuilah, bahwasanya tiada sesembahan yang berhak diibadahi melainkan Allah dan mohonlah ampun bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin laki-laki dan wanita.” (Muhammad: 19) Apabila musuh-musuh Islam tersebut ingin melihat secercah posisi wanita dalam agama Islam, maka tengoklah jenazahnya saat di antar ke pekuburan dan saat dishalati. Barangkali orang-orang kafir dan munafik itu akan lebih terheran-heran manakala menyaksikan ratusan ribu kaum muslimin di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yang merapikan shafnya saat menshalati seorang wanita atau seorang bayi wanita. Demikianlah berbagai keistimewaan dan anugerah Islam untuk wanita mukminah yang tak akan didapati pada agama (selainnya) yang telah menyimpang. Agama baru yang diada-adakan ataupun aturan-aturan semu yang diklaim telah mengangkat harkat dan martabat kaum wanita. Lebih-lebih di era modern yang dikendalikan oleh Yahudi dan Nashara ini, kaum wanita benar-benar direndahkan dan dihinakan. Mereka dijadikan sebagai komoditas murahan dan obyek kesenangan kaum lelaki. Baik di dunia usaha, tempat kerja ataupun di keramaian. Begitupun di jagad mode serta beragam media (cetak, elektronik, hingga dunia maya). Wanita tampil sekadar benda penghias, baik sebagai SPG, bintang iklan, bintang sampul, dll. Kehormatan kaum wanita diinjak-injak dengan ditampilkannya aurat bahkan foto-foto telanjang mereka di sekian banyak media, demi memuaskan nafsu para lelaki hidung belang dengan pemandangan-pemandangan porno itu. Padahal dampak dari kerusakan ini bisa berupa mata rantai yang panjang. Badan statistik pun bisa-bisa bakal kesulitan untuk mensensus kejadian hamil (di luar nikah) dan jumlah anak jadah/haram. Ini semua merupakan hasil (baca: akibat) dari aturan-aturan yang mengklaim telah berbuat adil terhadap kaum wanita dan telah memberikan segala haknya, termasuk dalam hal kebebasan dan persamaan hak. Juga sebagai akibat dari opini jahat yang selalu disuarakan sebagai bentuk dukungan terhadap segala aturan dan undang-undang yang menyelisihi ketentuan (syariat) Dzat Yang Maha Pencipta lagi Maha Bijaksana yang dicakup oleh Islam baik yang terdapat dalam Al-Qur`an ataupun As-Sunnah, yang telah memberikan untuk masing-masing dari kaum lelaki dan wanita segala haknya dengan penuh kemuliaan dan keadilan.” (Al-Huquq wal Wajibat ‘alar Rijal wan Nisa` fil Islam, www.rabee.net) Menyoroti Dalih-dalih Emansipasi1 Para pembaca, sedemikian bijaknya sikap Islam terhadap kaum wanita dan juga kaum lelaki. Namun para pengusung emansipasi wanita pun masih belum puas terhadap apa yang dianugerahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala, Dzat Yang Maha Hakim, melalui agama Islam ini. Mereka menyoalnya, menentangnya dan mencemooh Islam dengan slogan-slogan klasik yang acap kali mereka suarakan; “Menuntut persamaan, kebebasan, dan keadilan”. Apapun yang bisa dijadikan dalil diangkatlah sebagai dalil, tak peduli haq ataukah batil. Padahal dengan gamblangnya Allah Subhanahu wa Ta’ala menyatakan dalam Al-Qur`an: وَلِلرِّجَالِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ “Akan tetapi kaum lelaki (para suami), mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada kaum wanita (istrinya).” (Al-Baqarah: 228) الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ “Kaum lelaki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, disebabkan Allah telah melebihkan sebagian mereka (lelaki) atas sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka (lelaki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.” (An-Nisa`: 34) Demikian pula firman Allah Subhanahu wa Ta’ala (yang menukilkan perkataan istri ‘Imran): وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَاْلأُنْثَى “Dan anak laki-laki itu tak sama dengan anak wanita.” (Ali ‘Imran: 36) Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullahu berkata: “Yaitu dalam hal kekuatan, kesungguhan/ketabahan dalam beribadah dan mengurus Masjid Al-Aqsha.” (Tafsir Ibnu Katsir) Para pembaca yang mulia, lebih ironi lagi manakala mereka ‘pelintir’ ayat-ayat Al-Qur`an demi melegalkan tuntutannya. Betapa rendahnya jalan yang mereka tempuh itu. Di antara ayat yang mereka ‘pelintir’ tersebut adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ “Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya dengan cara yang ma’ruf.” (Al-Baqarah: 228) Sisi pendalilan mereka tentang ayat ini adalah bahwa Islam tidak membedakan antara kaum lelaki dengan kaum wanita dalam semua haknya. Para pembaca, pendalilan tersebut tidaklah bisa dibenarkan, karena: - Ayat di atas masih ada kelanjutannya yang jelas-jelas menunjukkan keutamaan kaum lelaki (para suami) atas kaum wanita (para istri). Kelanjutan ayat tersebut adalah: وَلِلرِّجَالِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ “…Akan tetapi para suami, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada istrinya.” - Adanya perbedaan yang mencolok antara kaum lelaki dengan kaum wanita dalam banyak halnya (di antaranya penampilan fisik) yang menjadikan hak dan kewajiban mereka pun berbeda. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: أَوَمَنْ يُنَشَّأُ فِي الْحِلْيَةِ وَهُوَ فِي الْخِصَامِ غَيْرُ مُبِينٍ “Dan apakah patut (menjadi anak Allah) orang yang dibesarkan dalam keadaan berperhiasan sedang dia tidak dapat memberikan alasan yang terang dalam pertengkaran?!” (Az-Zukhruf: 18) Al-Imam Asy-Syaukani rahimahullahu berkata: “Abd bin Humaid meriwayatkan dari sahabat Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma tentang tafsir “orang yang dibesarkan dalam keadaan berperhiasan sedang dia tidak dapat memberikan alasan yang terang dalam pertengkaran” bahwa dia adalah kaum wanita. Maka dijadikanlah berbeda antara penampilan mereka (kaum wanita) dengan penampilan kaum lelaki, berbeda pula dalam hal warisan dengan dikuranginya jatah mereka daripada jatah kaum lelaki, demikian pula dalam hal persaksian. Allah Subhanahu wa Ta’ala perintahkan mereka untuk duduk (tidak ikut berperang), maka dari itu mereka disebut khawalif (orang-orang yang tidak ikut berperang).” (Fathul Qadir, 4/659) - Di antara tanda-tanda kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah diciptakannya untuk kaum lelaki para istri dari jenis mereka (manusia) juga, supaya kaum lelaki cenderung dan merasa tentram kepadanya serta Allah Subhanahu wa Ta’ala jadikan antara keduanya rasa kasih dan sayang. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untuk kalian istri-istri dari jenis kalian sendiri, supaya kalian cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antara kalian rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (Ar-Rum: 21) Manakala kaum wanita diciptakan Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk (kenikmatan) kaum lelaki dan sebagai tempat untuk merasakan ketentraman dan kasih sayang, maka berarti posisi kaum lelaki di atas kaum wanita. Sehingga ketika seorang wanita (istri) menganggap bahwa dirinya sepadan dengan suaminya dalam segala hak, atau merasa lebih daripada suaminya maka tak akan tercipta lagi suasana tentram dan rasa kasih sayang di antara mereka itu. - Asal-muasal wanita (Hawa) adalah dari tulang rusuk lelaki (Nabi Adam ‘alaihissalam). Atas dasar itulah, maka kaum lelaki posisinya di atas kaum wanita. Di antara ayat yang mereka ‘pelintir’ juga adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ “Barangsiapa yang mengerjakan amal shalih, baik laki-laki maupun wanita dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (An-Nahl: 97) Sisi pendalilan mereka tentang ayat ini adalah bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan hak yang sama antara laki-laki dan wanita yang beriman dalam hal pahala, atas dasar itulah tidak ada perbedaan yang mendasar antara laki-laki dan wanita dalam hak maupun kewajiban kecuali satu kelebihan yaitu memberi nafkah yang merupakan kewajiban laki-laki. Para pembaca, pendalilan mereka tentang ayat di atas tidaklah benar, bahkan bertentangan dengan syariat dan akal yang sehat, sebagaimana penjelasan berikut ini: - Allah Subhanahu wa Ta’ala tidaklah melebihkan kaum lelaki atas kaum wanita semata-mata karena pemberian nafkah. Bahkan (lebih dari itu) Allah Subhanahu wa Ta’ala melebihkan mereka disebabkan kepemimpinannya atas kaum wanita (para istri). Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ “Kaum lelaki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, disebabkan Allah telah melebihkan sebagian mereka (lelaki) atas sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka (lelaki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.” (An-Nisa`: 34) - Di antara hikmah diciptakannya kaum wanita oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah untuk (kenikmatan) kaum lelaki di dunia dan juga di akhirat. Bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala karuniakan dari nikmat (istri) tersebut nikmat yang berikutnya, yaitu dilahirkannya anak dan cucu sebagai permata hati yang tidaklah dinasabkan kecuali kepada ayahnya; fulan bin fulan atau fulanah binti fulan. Hal ini sebagai bukti akan kelebihan kaum lelaki atas kaum wanita. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: وَاللهُ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا وَجَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ بَنِينَ وَحَفَدَةً وَرَزَقَكُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ “Allah menjadikan untuk kalian istri-istri dari jenis kalian sendiri dan menjadikan bagi kalian dari para istri itu anak-anak dan cucu-cucu, dan memberi kalian rizki dari yang baik-baik.” (An-Nahl: 72) - Allah Subhanahu wa Ta’ala mengingkari (pembagian) orang-orang musyrik yang menjadikan (menganggap) bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala mempunyai anak, dan anak-Nya adalah wanita. Sementara mereka memilihkan untuk diri mereka sendiri anak laki-laki. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: أَفَرَأَيْتُمُ اللاَّتَ وَالْعُزَّى. وَمَنَاةَ الثَّالِثَةَ اْلأُخْرَى. أَلَكُمُ الذَّكَرُ وَلَهُ اْلأُنْثَى. تِلْكَ إِذًا قِسْمَةٌ ضِيزَى “Maka apakah patut bagi kalian (hai orang-orang musyrik) menganggap Al-Lata dan Al-Uzza (milik kalian), dan Manat yang ketiga yang paling terkemudian (sebagai anak wanita Allah)?! Apakah (patut) untuk kalian (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) wanita?! Yang demikian itu tentulah pembagian yang tidak adil.” (An-Najm: 19-22) Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullahu berkata: “Yakni apakah kalian menjadikan (menganggap) bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala mempunyai anak dan anak-Nya adalah wanita, sementara kalian memilihkan untuk diri kalian sendiri anak laki-laki?! Padahal jika seandainya kalian berbagi (anak) sesama kalian dengan pembagian semacam itu, niscaya itu merupakan pembagian yang tidak adil. Bagaimanakah kalian berbagi dengan Rabb kalian dengan cara seperti itu, sementara bila hal itu diterapkan pada sesama kalian termasuk suatu kejahatan dan kebodohan?!” (Tafsir Ibnu Katsir) Keterangan di atas menunjukkan bahwa posisi kaum lelaki di atas kaum wanita. - Di antara balasan mulia bagi orang-orang beriman lagi beramal shalih yang disebutkan dalam Al-Qur`an adalah para istri yang suci di dalam Al-Jannah. Hal ini menunjukkan betapa posisi kaum lelaki di atas kaum wanita baik di dunia maupun di akhirat. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: وَبَشِّرِ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا اْلأَنْهَارُ كُلَّمَا رُزِقُوا مِنْهَا مِنْ ثَمَرَةٍ رِزْقًا قَالُوا هَذَا الَّذِي رُزِقْنَا مِنْ قَبْلُ وَأُتُوا بِهِ مُتَشَابِهًا وَلَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ وَهُمْ فِيهَا خَالِدُونَ “Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan beramal shalih, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga (selanjutnya ditulis: Al-Jannah) yang mengalir di dalamnya sungai-sungai. Setiap mereka diberi rizki buah-buahan dalam Al-Jannah itu, mereka mengatakan: ‘Inilah yang dahulu pernah diberikan kepada kami.’ Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalam Al-Jannah tersebut ada istri-istri yang suci dan mereka kekal di dalamnya.” (Al-Baqarah: 25) إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ مَفَازًا. حَدَائِقَ وَأَعْنَابًا. وَكَوَاعِبَ أَتْرَابًا. وَكَأْسًا دِهَاقًا. لاَ يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا وَلاَ كِذَّابًا “Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertaqwa itu suatu kemenangan, (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur, dan gadis-gadis remaja yang sebaya, dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman). Di dalamnya (Al-Jannah) mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia dan tidak (pula perkataan) dusta.” (An-Naba`: 31-35) - Seringkali ketika Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan pahala dan kesudahan mulia bagi orang-orang yang beriman dan bertakwa, dengan mencukupkan penyebutan lafadz laki-laki (mudzakkar) yang dimaukan pula cakupannya untuk kaum wanita. Contohnya; Surat An-Naba` ayat 31-35 di atas, dengan mencukupkan penyebutan lafadz اَلْمُتَّقِينَ yang hakikatnya mencakup pula orang-orang yang beriman dan bertakwa dari kaum wanita. Cara penyebutan seperti ini menunjukkan bahwa kaum lelaki posisinya di atas kaum wanita. - Kaum wanita adalah orang-orang yang minim dalam hal agama dan akal, sehingga tidaklah bisa disamakan dengan kaum lelaki. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ تَصَدَّقْنَ فَإِنِّيْ رَأَيْتُكُنَّ أَكْثَرَ أَهْلِ النَّارِ. فَقُلْنَ: وَبِمَ يَا رَسُولَ اللهِ؟ قَالَ: تُكْثِرْنَ اللَّعْنَ وَتَكْفُرْنَ الْعَشِيْرَ، مَا رَأَيْتُ مِنْ نَاقِصَاتِ عَقْلٍ وَدِيْنٍ أَذْهَبَ لِلُبِّ الرَّجُلِ الْحَازِمِ مِنْ إِحْدَاكُنَّ. قُلْنَ: وَمَا نُقْصَانُ دِيْنِنَا وَعَقْلِنَا يَا رَسُولَ اللهِ؟ قَالَ: أَلَيْسَتْ شَهَادَةُ الْمَرْأَةِ مِثْلَ نِصْفِ شَهَادَةِ الرَّجُلِ؟ قُلْنَ: بَلَى. قَالَ: فَذَلِكَ مِنْ نُقْصَانِ عَقْلِهَا، أَلَيْسَ إِذَا حَاضَتْ لَمْ تُصَلِّ وَلَمْ تَصُمْ؟ قُلْنَ: بَلَى. قَالَ: فَذَلِكَ مِنْ نُقْصَانِ دِيْنِهَا. “Wahai sekalian kaum wanita, bershadaqahlah! Karena aku melihat bahwa kalianlah orang terbanyak yang menghuni neraka (selanjutnya ditulis: An-Naar). Mereka berkata: ‘Dengan sebab apa wahai Rasulullah?’ Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: ‘(Karena) kalian banyak melaknat dan seringkali ingkar terhadap kebaikan (yang diberikan oleh para suami). Aku belum pernah melihat di antara orang-orang yang minim dalam hal agama dan akal yang dapat mengendalikan jiwa seorang lelaki (suami) yang tangguh melainkan seseorang dari kalian.’ Mereka berkata: ‘Sisi apakah yang menunjukkan minimnya agama dan akal kami wahai Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam?’ Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: ‘Bukankah persaksian wanita setengah dari persaksian lelaki?’ Mereka berkata: ‘Ya’, kemudian beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menimpali: ‘Maka itulah di antara keminiman akalnya. Bukankah ketika datang masa haidnya seorang wanita tidak melakukan shalat dan shaum?’ Mereka berkata: ‘Ya’, maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun menimpalinya: ‘Maka itulah di antara keminiman agamanya.” (HR. Al-Bukhari dalam Shahih-nya no. 304 dari sahabat Abu Sa’id Al-Khudri z) Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali –hafizhahullah– berkata: “Dalam hadits ini terdapat kejelasan tentang minimnya agama dan akal wanita. Dan yang nampak bahwa keminiman ini merupakan salah satu sebab banyaknya melaknat dan terjatuhnya mereka ke dalam perbuatan ingkar terhadap kebaikan yang diberikan para suami. Sebagaimana pula dalam hadits ini terdapat kejelasan bahwa persaksian dua wanita sama dengan persaksian satu orang lelaki, yang di antara sebabnya adalah minimnya akal pada mereka.” (Al-Huquq wal Wajibat ‘alar Rijal wan Nisa` fil Islam, www.rabee.net) Penutup Dari bahasan yang lalu dapatlah disimpulkan bahwa: - Emansipasi wanita adalah gerakan untuk memperoleh pengakuan persamaan kedudukan, derajat serta hak dan kewajiban dalam hukum bagi wanita. Ia merupakan propaganda musuh-musuh Islam yang ditargetkan untuk menebarkan kebencian terhadap agama Islam dan menjerumuskan kaum wanita ke dalam jurang kenistaan. - Agama Islam benar-benar meletakkan kaum wanita pada posisinya yang mulia. Harkat dan martabat mereka diangkat sehingga tak terhinakan, namun tak juga dijunjung setinggi-tingginya hingga menyamai/melebihi kedudukan kaum lelaki. - Semua dalih emansipasi amatlah lemah lagi batil. Bahkan bertentangan dengan norma-norma syariat dan akal yang sehat, sebagaimana yang telah dijelaskan pada sub judul: Menyoroti Dalih-dalih Emansipasi. Wallahu a’lam bish-shawab. 1 Kebanyakan dari bantahan yang ada dalam sub judul ini, disarikan dari tulisan Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali -hafizhahullah- dalam Al-Huquq wal Wajibat ‘alar Rijal wan Nisa` fil Islam, dengan beberapa perubahan dan tambahan (-pen).

Minggu, 26 Oktober 2008

Cleopatra dalam Sepenggal Sejarah Romawi

Ini adalah intrik seorang ratu penguasa Mesir. Seorang Firaun Mesir terakhir yang menggunakan senjata "kewanitaan" untuk mempertahankan tahta dan pengaruhnya. Ia merupakan ratu cantik mempesona yang bisa mempengaruhi tokoh besar Romawi seperti Julius Caesar dan Mark Anthony.

Romawi merupakan kerajaan dan sumber kekuatan terbesar di “dunia Barat” pada masa itu (510 SM - 476 M). Namun dalam sejarah kejayaan selama 500 tahun, Romawi juga mengalami perang saudara. Di ujung perang saudara yang paling berkecamuk dalam sejarah Romawi, Mesir Kuno dibawah pemerintahan Cleopatra adalah satu kerajaan besar yang ditaklukkan.

Julius Caesar Saat itu Cleopatra, sedang mempersiapkan pemberontakan melawan suami yang juga adiknya, Ptolemy XIII. Ia menghimpun kekuatan dengan merekrut pasukan bangsa Arab yang besar. Sementara gejolak di Romawi turut mempengaruhi Mesir. Penguasa Romawi, Pompey Yang Agung ditaklukkan Julius Caesar di Yunani dan melarikan diri ke Mesir. Namun, di negeri itu ia segera dibunuh oleh agen-agen Ptolemy XIII. Caesar tiba di Alexandria dan begitu mengetahui musuhnya telah tewas, dia memutuskan untuk mengambil alih kekuasaan di Mesir.

Setahun berlalu, Romawi berupaya mengendalikan kerajaan Mesir yang kaya-raya itu. Ini dimanfaatkan Cleopatra untuk meningkatkan cita-cita politiknya dengan menaklukkan hati Julius Caesar. Si Pemimpin Romawi ini sangat terpikat akan kecantikan Cleopatra dan atas namanya dia bersedia membantu Cleopatra menumbangkan Ptolemy XIII.

Pada 47 SM, Ptolemy XIII dibunuh seusai kekalahan melawan pasukan Romawi di bawah komando Julius Caesar. Cleopatra pun dinobatkan menjadi pemimpin. Julius dan Cleopatra menghabiskan beberapa minggu bersama dan kemudian Caesar berangkat ke Asia kecil di mana dia menyatakan slogannnya Vini, vidi, vici (Aku datang, Aku lihat, Aku menang) seusai meredakan pemberontakan.

Pada Juni 47 SM, Cleopatra melahirkan seorang putra yang diakuinya adalah hasil hubungan dengan Caesar dan diberinama Caesarion (Caesar kecil).

Saat Caesar kembali ke Romawi, Cleopatra dan Caesarion ikut menyertainya. Cleopatra tinggal di sebuah villa miliki Caesar di luar ibu kota. Namun Caesar dibunuh pada Maret 44 SM dan Cleopatra kembali ke Mesir.

Seiring tewasnya Julius Caesar, Romawi kembali mengalami perang saudara yang terpecah pada 43 SM dengan formasi tritunggal pemerintahan yang terdiri dari Octavian keponakan sekaligus pewaris Caesar, Mark Anthony seorang jenderal militer, dan Lepidus seorang negarawan Romawi. Anthony menjabat pemerintahan di sejumlah provinsi bagian timur Kekaisaran Romawi, dan dia memanggil Cleopatra yang dituduhnya telah bersekongkol dengan musuhnya ke Tarsus di Asia kecil.

Mark Anthony Cleopatra berusaha memikat Antony sebagaimana yang pernah ia lakukan terhadap Caesar dan pada 41 SM. Dia tiba di Tarsus dengan pakaian laksana Venus, dewi cinta Romawi. Anthony terpikat dengan kemolekan tubuh dan rupa Cleopatra. Antony dan Cleopatra kemudian pergi bersama ke Alexandria. Di sini mereka menghabiskan musim dingin dengan pesta-pora dan percintaan yang panas.

Pada 40 SM, Anthony kembali ke Romawi dan menikahi saudara perempuan Octavian bernama Octavia dalam upayanya untuk menjadi sekutu Octavian.

Sementara itu, kekuasaan tritunggal semakin memburuk. Pada 37 SM, Antony berpisah dengan Octavia dan mengadakan perjalanan ke timur dengan tujuan untuk mengajak Cleopatra bergabung dengannya di Suriah. Pada saat itu Cleopatra telah melahirkan bayi kembar laki-laki dan perempuan. Menurut pelaku propaganda Octavian, mereka lantas menikah yang mana hal ini dilarang oleh peraturan Roma yang melarang warganya menikah dengan bangsa asing.

Kekalahan pasukan militer Anthony melawan Parthia pada 36 SM mengurangi wibawanya. Namun pada 34 SM, dia berhasil mengalahkan Armenia. Untuk merayakan kemenangan ini, dia melakukan prosesi kemenangan di sepanjang jalan-jalan di Alexandria di mana ia dan Cleopatra duduk di singgasana keemasan, dan Caesarion serta anak-anaknya diberi gelar kebangsawanan. Banyak kalangan Romawi menilai (yang dipicu oleh Octavian) bahwa Antony berniat hendak menyerahkan Romawi ke tangan asing.

Runtuhnya Mesir Kuno Setelah beberapa tahun mengalami ketegangan dan serangan propaganda, Octavian menyatakan perang melawan Cleopatra, dan sudah pasti menyerang Antony pada 31 SM. Musuh-musuh Octavian bergabung dengan pihak Antony.

Pada 2 September 31SM, di Actium, Yunani, kawasan Laut Mediteranian, Armada Pasukan Mark Anthony dibantu Mesir berhadapan dengan Armada laut Romawi dipimpin Agrippa (jenderal kepercayaan Octavian) dan pecahlah pertempuran laut di yang dikenal sebagai "Battle of Actium".

Namun saat Anthony melihat kapal Cleopatara memutar menuju daratan Mesir, kapal komando Anthony pun berbalik mengejar. Merasa ditinggalkan komandannya dalam pertempuran, membuat armada kapal pasukan loyalis Anthony patah semangat. Dengan mudah Armada laut Agrippa menggilas sisa-sisa kapal pasukan Anthony yang masih bertempur. Perang laut ini dimenangkan mutlak oleh Armada Agrippa.

Kekalahan itu membuka jalur pasukan Romawi untuk mendarat di Mesir dan melakukan serangan. Satu persatu kota-kota penting Mesir ditaklukkan sampai setahun berlalu dan ibu kota Mesir pun dikepung. Octavian memaksa Cleopatra dan Anthony untuk menyerah. Sementara Mark Anthony tetap bertempur dengan sisa pasukannya mencoba mempertahankan ibu kota. Membela Cleopatra dan kerajaan Mesir untuk terakhir kali. Antony dikabari soal kematian Cleopatra, dia menikam dirinya dengan pedangnya sendiri. Sebelum dia tewas, utusan lainnya menyampaikan bahwa Cleopatra masih hidup. Dengan luka parah, Anthony pergi menuju peristirahatan Cleopatra dan tewas dipelukannya. Ia sempat berpesan agar Cleopatra berdamai dengan Octavian.

Ketika utusan pemerintahan tritunggal Romawi tiba, Cleopatra mencoba merayunya, namun rayuan Cleopatra tak mengena. Merasa kesal, kecewa, dan tak mau berada di bawah kekuasaan Octavian, Cleopatra memutuskan untuk bunuh diri pada 30 Agustus 30 SM. Konon ia sengaja membiarkan seekor ular berbisa Mesir yang merupakan lambang kerajaan mematuknya.

Setelah Cleopatra mangkat, Octavian lantas mengeksekusi putranya Caesarion dan menyerahkan Mesir kepada Kekaisaran Romawi. Ia menyita dan menggunakan harta Cleopatra untuk membayar para veteran perang.

Pada 27 SM, Octavian berubah nama menjadi Augustus yang merupakan kaisar pertama yang paling berhasil dari segala kaisar di Romawi. Dia memerintah Kekaisaran Romawi dengan damai dan aman hingga wafatnya pada 14 SM di usia 75. (Berbagai sumber)

Kisah Cleopatra, Ratu yang Legendaris Namanya selalu dikenang dalam sejarah. Merupakan ratu Mesir Kuno yang menjadi Firaun terakhir dari dinasti Ptolemy.

Ia punya nama lengkap Cleopatra Selene Philopator. Namun dikenal sebagai Cleopatra VII. Cleoptara lahir pada tahun 69 Sebelum Masehi (SM) di Alexandria, Mesir dan meninggal dunia di usia 39 tahun pada 30 SM.

Cleopatra adalah putri Ptolemy Auletes (Ptolemy XII), salah satu dinasti Ptolemy penguasa Mesir Kuno mantan orang kepercayaan Alexander The Great sang penguasa Macedonia. Ptolemy XII punya empat putri dan dua putra. Namun semuanya meninggal saat masih sangat muda.

Saat Ptolemy XII mangkat tahun 51 SM, kekuasaan diserahkan pada Cleopatra VII dan adiknya Ptolemy XIII (12 tahun). Kedua penguasa Mesir Kuno yang masih belia ini mendapat bimbingan dari penguasa Roma bernama Pompey. Saat itu memang Kerajaan Ptolemaic Mesir bersekutu dengan Roma.

Sesuai tradisi Mesir masa itu, Cleopatra menikah dengan adiknya Ptolemy XIII. Sejak memangku jabatan sebagai penguasa Mesir Kuno, pemerintahannya mulai diguncang berbagai persoalan. Ptolemy XIII tidak sepaham dengan istri sekaligus kakaknya Cleopatra dan mengambil alih kekuasaan tunggal di Mesi r. Cleopatra dibuang ke daerah Suriah.

Di pengasingan, dalam upaya menduduki kembali tahta kerajaan, Cleopatra bertemu dengan Julius Caesar. Keduanya pun terlibat api asmara. Dengan bantuan pasukan Romawi yang dikirim Julius Caesar, Cleoptara menyerang istana dan menumbangkan kekuasaan Ptolemy XIII.

Kisah cinta Cleopatra dan Julius Caesar berakhir tanpa ada pernikahan. Namun hubungan cinta mereka membuahkan seorang anak bernama Caesarion. Julius Caesar sendiri tewas dalam pembunuhan yang dirancang dewan senat Romawi pada 15 maret 44 SM. Tewasnya Julius Caesar menyebabkan perpecahan dalam kepemimpinan Romawi. Saat itulah Mark Anthony bersekutu dengan Cleopatra yang menguasai Mesir. Keduanya pun menjalin asmara membara hingga Cleopatra melahirkan dua anak kembar Cleopatra Selena dan Alexander Helios. Namun keduanya menikah juga pada tahun 36 SM. Buah pernikahan resmi lahirlah Ptolemy Philadelphus.

Sementara itu kekuasaan Romawi sudah berhasil dikonsolidasi oleh Octavian dan Agrippa. Dewan Senat Romawi kemudian mendeklarasikan perang terhadap Mesir, dan meminta Mark Anthony untuk kembali bertugas ke Romawi. Namun Anthony yang sudah menikahi Cleopatra dan sangat mencintai perempuan itu, menolak panggilan tugas dan berkhianat terhadap Romawi. Ia tetap berpihak pada Mesir dengan seluruh pasukannya. Ia mati bunuh diri dengan pedangnya. Sedih melihat suaminya mati, Cleopatra pun mengambil jalan singkat. Ia mengurung diri di tempat pengasingan dan bunuh diri dengan membiarkan ular berbisa mematuk tubuhnya. Tewasnya Cleopatra, berakhirlah kejayaan kerajaan Mesir Kuno. Mesir kemudian takluk di bawah Romawi dan dijadikan salah satu Provinsi Kekaisaran Roma. Mayat Marks Anthony dan Cleoptara dimakamkan berdampingan di sebuah piramid.

Kecantikan Bagai Dewi cleopatra-liezmayaRatu Cleopatra VII, adalah Firaun Mesir terakhir yang selalu mendapat tempat di hati rakyat Mesir. Bahkan beratus-ratus tahun setelah kematiannya ia tetap dikenang sebagai seorang ratu yang luar biasa. Sesuatu yang menjadi kenangan adalah perpaduan kecantikan, seks, dan kharismanya.

Cleopatra berasal dari bahasa Yunani Kuno yang artinya "keagungan ayah" dan nama lengkap Cleopatra VII - Cleopatra The Philapator mengandung makna "sang Dewi Keagungan Ayah, atau putri kecintaan ayah". Begitulah sang ayah, Ptolemy XI memberinya nama.

Pemberian nama Cleopatra oleh sang ayah bukan tanpa sebab. Mungkin karena Ptolemy XI melihat pancaran kecantikan putrinya itu. Cleopatra memang dikenal sebagai seorang wanita yang berparas cantik dan bertubuh molek. Sejak kecil ia sudah memancarkan gairah kewanitaan yang mengundang hasrat.

Ada beberapa sumber literatur yang menyebut bahwa Cleopatra bukan wanita berdarah Mesir asli. Ia diduga wanita turunan campuran Macedonia, Yunani, dan Suriah. Karena itu ia mewarisi seluruh kecantikan indo Timur Tengah, Asia dan Eropa.

Saat pertama kali menduduki tahta kerajaan Mesir di usia 18 tahun, dalam banyak literatur, ia digambarkan sebagai gadis belia yang sangat menggairahkan. Tinggi semampai dengan lekuk tubuh menawan, buah dada yang ranum menggoda, kaki jenjang, pinggul padat berisi, wajah bulat telur, rambut hitam mengkilat, dan kulit halus putih berkilau.

Wajahnya memancarkan gairah dan vitalitas, dengan alis sedikit tebal, mata hitam bersinar, bibir seksi dengan sedikit lekukan menawan di bawah hidung, tampak selalu tersenyum, namun menyimpan misteri "liar" yang menggoda.

Kecantikan wajah dan tubuh Cleopatra setidaknya sangat berpengaruh terhadap kepemimpinan dan politik yang dilakukannya. Dengan semua "senjata kewanitaan" itu semasa hidupnya ia berhasil mempertahankan tahta dan kejayaan Mesir dari tekanan imperium besar seperti Romawi. Walau akhirnya Mesir runtuh juga di akhir hayatnya.

Berdasarkan literatur yang lain, Cleopatra disebutkan, sangat menyukai kehidupan glamor, pesta-pesta dan kehidupan romantis. Ia memang perayu dan penggoda ulung yang membuat setiap lelaki yang pernah dekat, tidur dan bercinta dengannya akan "takluk" pada keanggunannya.

Namun, walaupun begitu, dalam urusan politik pemerintahan, ia dikenal sebagai wanita yang keras, tegas, dan ambisius. Karisma yang terpancar dari dalam dirinya membuat ia mampu memerintah mesir selama dua puluh tahun lebih dengan berbagai perkembangan yang mengagumkan.